Berita Terkini

Pemilih Cerdas Bukan Diperoleh Secara Instan

KOTA MUNGKID_Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Magelang Yohanes Bagyo Harsono kembali mengajak pemilih pemula yang sebagian besar adalah generasi Z dan Alpha untuk menjadi pemilih cerdas. “Dan menjadi pemilih cerdas  bukanlah sesuatu yang bisa diperoleh secara instan atau tiba-tiba muncul saat hari pemungutan suara. Menjadi pemilih cerdas adalah sebuah proses pembelajaran. Salah satunya KPU Kabupaten merasa perlu hadir dan bertemu siswa baru kelas X, untuk berbagi informasi tentang kepemiluan”, ujar Yohanes Bagyo Harsono saat memberikan materi Pendidikan Pemilih Pemula KPU KabupatenMagelang dengan tema “Anak Muda Cerdas Berdemokrasi”, di depan 356 siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027 SMAN 1 Kota Mungkid yang tengah mengikuti program Masa Pengenalan Linkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7/2026), di aula sekolah setempat. Menurutnya, kegiatan pendidikan pemilih pemula di sekolah-sekolah sangat penting dilakukan secara berkelanjutan, agar kesadaran akan nilai-nilai berdemokrasi ini tumbuh dan mengakar secara alami dalam diri generasi pemilih pemula, yang dua atau tiga tahun lagi sudah berhak memberikan suaranya pada pemilu dan pemilihan yang akan datang. Meski digelar pada jam rawan letih dan ngantuk, materi pendidikan pemilih pemula yang digelar KPU Kabupaten Magelang untuk kedua kalinya  pada masa MPLS ini, cukup berhasil memantik atensi siswa.Terbukti enam hadiah yang disediakan Tim Sosdiklih KPU Kabupaten Magelang cepat mendapatkan respon dengan pancingan pertanyaan seputar materi yang telah diberikan sekaligus memantik keberanian siswa mengungkapkan pendapat dalam forum. “ Kami jadi tahu, bagaimana memberikan  hak suara dengan benar, saat  nanti  kami sudah memiliki hak pilih”, ungkap Nadhif, salah satu peserta saat dimintai pendapat tentang pendidikan pemilih pemula yang digelar KPU Kabupaten Magelang di sekolahnya. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaaan SMAN 1 Kota Mungkid, Maksum, kepada Tim Sosdiklih KPU Kabupaten Magelang menyampaikan, pihaknya sangat berterima kasih atas inisiatif KPU memberikan materi saat kegiatan MPLS.”Semoga kedepan sinergi ini terus berlanjut, termasuk pendampingan saat pemilos bulan Agustus mendatang,”harapnya. (***/RED)            

Aktif Laporkan Perubahan Data Pemilih, KPU Magelang Apresiasi Pemdes Adipuro

KOTA MUNGKID_KPU Kabupaten Magelang memberikan apresiasi penghargaan atas peran aktif pemerintah desa Adipuro kecamatan Kaliangkrik dalam melaporkan perubahan data pemilih melalui layanan Lapor PDPB KPU Kabupaten Magelang selama Triwulan II Tahun 2026. Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofiq didampingi Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) Siti Nurhayati, saat menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Kepala Desa Adipuro, Waluyo, di kantor desa setempat, Rabu (15/7/2026),  mengatakan bahwa keterlibatan pemerintah desa menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan PDPB. "Data pemilih yang akurat hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang kuat antara KPU dan pemerintah desa. Apresiasi ini kami berikan sebagai bentuk penghargaan atas komitmen Desa Adipuro yang aktif menyampaikan perubahan data pemilih sehingga hak pilih masyarakat dapat terjamin," ujar Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati, menambahkan pemanfaatan layanan Lapor PDPB secara daring telah mempercepat proses pembaruan data pemilih. Selama Triwulan II Tahun 2026, desa Adipuro  telah mengirimkan 44 laporan, yang terdiri atas data pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan pemilih pemula yang telah berusia 17 tahun. "Kami berharap semakin banyak desa yang memanfaatkan layanan Lapor PDPB. Pelaporan yang dilakukan secara cepat dan berkelanjutan akan menghasilkan data pemilih yang semakin berkualitas sebagai fondasi penyelenggaraan pemilu yang berintegritas," katanya. Kepala Desa Adipuro, Waluyo, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh perangkat desa bersama masyarakat."Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam pelaporan perubahan data pemilih. Kami berharap kerja sama dengan KPU Kabupaten Magelang dapat terus berjalan dengan baik demi mewujudkan data pemilih yang valid dan mutakhir," ujar Waluyo. Terpisah, Sekretaris Camat Kaliangkrik, Hasim, saat ditemui KPU sebelum menuju kantor desa Adipuro, menyampaikan apresiasinya atas langkah KPU Kabupaten Magelang yang terus membangun koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa. "Kami siap mendukung pelaksanaan PDPB dengan mendorong seluruh pemerintah desa di Kecamatan Kaliangkrik untuk aktif melaporkan setiap perubahan data kependudukan yang berkaitan dengan data pemilih. Sinergi seperti ini perlu terus dipertahankan," ungkap Hasim.(***/RED)

KPU Magelang Ikuti Forum Optimalisasi Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik

KOTA MUNGKID - KPU Kabupaten Magelang, Rabu (15/7/2026), mengikuti secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting Forum Optimalisasi Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik, gelombang kedua yang digelar KPU RI untuk wilayah zona B (Provinsi Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Tampil sebagai narasumber, Direktur Eksekutif Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD) Erik Kurniawan. Anggota KPU RI sekaligus Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, August Mellaz dalam materi  pembuka berjudul Inovasi Lembaga Dalam Pendidikan Pemilih dan Penguatan Ekosistem Keterbukaan Informasi Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat, mengatakan kegiatan ini dirancang dalam enam gelombang, dimulai sejak minggu 13 Juli kemarin hingga 22 Juli besok. "Kita berangkat dari situasi efisiensi, namun kita tetap dituntut untuk tetap optimal dalam kerja-kerja kita kedepan. Baik dari sisi kelembagaan maupun yang lain. Kalau tidak ada perubahan regulasi, maka tahapan Pemilu akan dimulai Pertengahan 2027. Jadi mau tidak mau kita harus mulai mempersiapkan diri sejak saat ini," katanya. August Melasz juga meminta seluruh satuan kerja KPU, baik provinsi maupun kabupaten/kota agar mengoptimalkan fungsi-fungsi dan kanal-kanal informasi yang dimiliki. "Terkait pelaksanaan pemilu dan Pilkada 2024 kemarin, kami sangat mengapresiasi kinerja teman-temen semua. Hanya memang ada beberapa evaluasi untuk menghadapi tantangan kedepan. Khususnyan terhadap Gen Z dan Gen Millenial (Y) serta Gen Alpha. Mau tidak mau, kita harus menyesuaikan. Gen Z plus Gen Alpha ada sekitar 84 juta atau sekitar 30 persen pemilih di Indonesia. Kalau ditambah kaum millenial maka jumlahnya menjadi sekitar 60-70 persen. Mereka  sangat melek teknologi, jadi jangan sampai kita tergagap-gagap dan tergopoh-gopoh kedepan," pintanya. Erik Kurniawan pemateri utama memaparkan tentang pengelolaan informasi terbuka bersifat sensitif. “Salah satu tantangan dalam praktik keterbukaan informasi publik adalah ketika Badan Publik berhadapan dengan informasi secara hukum bersifat terbuka, tetapi dalam konteks tertentu mengandung sensitivitas,dan jika diberikan secara penuh, bebas,serta tanpa pengendalian dapatmenimbulkan risiko nyata”, paparnya. Pada akhir materi Erik Kurniawan menekankan pentingnya memahami karakteristik informasi secara tepat, pelayanan informasi tidak lagi berhenti pada kategori“terbuka” atau “tertutup”, tetapi berkembang menjadi praktik pengelolaan akses yang lebih matang. Badan publik dituntut bukan hanya mampu mengidentifikasi status hukum suatu informasi, tetapi juga  mampu membaca tingkat sensitivitasnya, memetakan jenis risikonya, dan merancang kepentingan yang sah. (***/RED)

KPU dan Disdukcapil Magelang Segera Gelar NGREMBAKA Batch 3rd Di SMAN 1 Candimulyo

KOTA MUNGKID_  Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik, didampingi Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Siti Nurhayati, melaksanakan kunjungan koordinasi persiapan pelaksanaan program NGREMBAKA (Ngerekam Lan Edukasi Mbangun Kesadaran Administrasi Pemilih Kanggo Kanca Sekolah) Batch 3rd yang segera akan dilaksanakan  akhir bulan Juli 2026, di kampus SMAN 1 Candimulyo. Kedatangan Tim KPU Kabupaten Magelang diterima langsung Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan (Wakasis) SMAN 1 Candimulyo, Prihartono, Selasa (14/7/2026).Koordinasi dimaksudkan sebagai langkah awal mempersiapkan pelaksanaan program NGREMBAKA Batch 3rd, hasil kolaborasi KPU dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magelang, dengan pertimbangan  SMAN 1 Candimulyo memiliki peserta didik cukup banyak, berjumlah 855 siswa. Pertemuan membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari pendataan siswa yang telah maupun belum melakukan perekaman KTP-el, kesiapan sarana dan prasarana sekolah, mekanisme pelaksanaan layanan perekaman administrasi kependudukan, hingga penyelenggaraan edukasi kepemiluan bagi para siswa sebagai pemilih pemula. Ketua KPU Ahmad Rofik, menyampaikan, program NGREMBAKA merupakan inovasi pelayanan yang mengintegrasikan administrasi kependudukan dengan pendidikan kepemiluan bagi generasi muda. "NGREMBAKA tidak hanya bertujuan membantu siswa yang telah memenuhi syarat usia untuk memiliki KTP elektronik, tetapi juga membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya administrasi kependudukan sebagai dasar pemenuhan hak konstitusional, termasuk hak memilih dalam pemilu. Kami berharap melalui kolaborasi ini, siswa memperoleh kemudahan layanan sekaligus pemahaman mengenai pentingnya berpartisipasi dalam pemilu dan pemilihan," ujar Ahmad Rofik. Ketua Divisi Perencanaan  Data dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati menambahkan, keberhasilan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sangat dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat dalam memperbarui data kependudukan sejak usia muda. "Sekolah menjadi mitra strategis dalam membangun budaya tertib administrasi kependudukan. Melalui NGREMBAKA, kami ingin memastikan para siswa yang memasuki usia 17 tahun telah memiliki dokumen kependudukan yang lengkap sehingga nantinya dapat terdaftar sebagai pemilih yang memenuhi syarat. Program ini juga menjadi bagian dari upaya KPU Kabupaten Magelang dalam mewujudkan data pemilih yang semakin akurat, mutakhir, dan inklusif," jelas Siti Nurhayati. Wakasis SMAN 1 Candimulyo Prihartono menanggapi maksud kedatangan Tim KPU mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana pelaksanaan program NGREMBAKA di sekolahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat besar bagi peserta didik, baik dari sisi pelayanan administrasi maupun pendidikan kewarganegaraan. "Kami mengapresiasi inisiatif KPU bersama Disdukcapil Kabupaten Magelang menghadirkan layanan langsung ke sekolah. Semoga program ini dapat membantu siswa kami, karena mereka tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam perekaman KTP elektronik, tetapi juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya hak pilih dan peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi”,tandasnya.(***/RED)  

KPU Magelang Ajak Siswa Baru SMK Maarif Kokid Jadi Anak Muda Cerdas Berdemokrasi

KOTA MUNGKID_  Sebanyak 468 siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027 SMK Ma’arif Kota Mungkid antusias mengikuti kegiatan Pendidikan Pemilih Pemula”Anak Muda Cerdas Berdemokrasi, yang digelar KPU Kabupaten Magelang di aula sekolah setempat, Selasa (14/7/2026), bertepatan dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)  di sekolah menengah kejuruan yang berada dibawah naungan yayasan PC LP Ma’arif NU Kabupaten Magelang. Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik dan Yohanes Bagyo Harsono sebagai emateri utama, mampu memantik keingin-tahuan siswa yang kebanyakan baru menginjak usia 16 tahun itu tentang arti penting berdemokrasi membentuk generasi pemilih cerdas sejak usia dini, yang pada muaranya  untuk meningkatkan partisipasi serta kualitas output pemilu maupun pemilihan. “Saya ingin tahu, kalau kampanye itu mesti ijin dulu nggak”, lontar Maulana Kelas X jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi, yang langsung dihadiahi cendera mata berupa Sling Bag KPU oleh Yohanes Bagyo Harsono atas keberaniannya mengajukan pertanyaan. Tak hanya menyampaikan materi kepemiluan, kedua pemateri baik Ahmad Rofik maupun Yohanes Bagyo Harsono juga memberikan kuis pertanyaan berhadiah T-shirt dan pouch bagi siswa yang berani menjawab pertanyaan dalam rangka reviu penyampaian materi untuk menguji konsentrasi siswa mengikuti kegiatan Pendidikan Pemilih Pemula KPU Kabupaten Magelang. Ira Wahyu Catur K, Sekretaris KPU Kabupaten Magelang yang hadir sebagai fasilitator kegiatan Pendidikan Pemilih Pemula ini mengajak kepada seluruh siswa baru SMK Maa’rif Kota Mungkid untuk memiliki karakter kuat sebagai generasi penerus bangsa, paham hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam negara demokrasi. “Berani tampil mengungkapkan pendapat, itu patut dikasih apresiasi yang tinggi”, ujarnya disambut tepuk tangan meriah siswa SMK yang masih harus mengenakan seragam putih biru saat mengikuti MPLS. Fa’izatun Ni’mah Azzulfa, guru pembimbing yang juga moderator saat kegiatan berlangsung mengatakan kegiatan pendidikan pemilih pemula  KPU Kabupaten Magelang patut diapresisasi, sebagai ikhtiar nyata membentuk generasi cerdas berdemokrasi sejak usia dini menyasar siswa kelas X.(***/RED)  

KPU Magelang Ajak Masyarakat Berpartisipasi Dalam SKM PDPB

KOTA MUNGKID_KPU Kabupaten Magelang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Layanan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Periode Januari–Juni 2026. Survei ini dilaksanakan sebagai upaya mengukur tingkat kepuasan masyarakat sekaligus menghimpun masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pemutakhiran data pemilih. Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Siti Nurhayati mengatakan,  survei kepuasan masyarakat merupakan bagian dari komitmen KPU dalam mewujudkan pelayanan prima sekaligus implementasi #KPUMelayani. "Masukan dari masyarakat merupakan bagian yang sangat penting dalam proses evaluasi pelayanan kami. Hasil Survei Kepuasan Masyarakat ini akan menjadi dasar bagi KPU Kabupaten Magelang untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan layanan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan agar semakin cepat, mudah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya. Sebagaimana diketahui, selama Semester I Tahun 2026, KPU Kabupaten Magelang terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses dan responsif melalui tiga kanal pelayanan, yaitu Helpdesk PDPB KPU Kabupaten Magelang yang melayani masyarakat secara langsung di kantor KPU, PDPB On The Spot yang memberikan layanan jemput bola di berbagai kegiatan dan lokasi strategis, serta Lapor PDPB Online yang memudahkan masyarakat menyampaikan laporan perubahan data pemilih secara daring tanpa harus datang ke kantor KPU. Melalui survei ini, masyarakat dapat memberikan penilaian terhadap berbagai aspek pelayanan, mulai dari kemudahan prosedur, kecepatan pelayanan, kompetensi petugas, kualitas informasi, hingga kenyamanan dalam memperoleh layanan. Penilaian tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memperkuat komitmen KPU Kabupaten Magelang dalam memberikan pelayanan publik yang prima. Masyarakat yang pernah memanfaatkan Layanan Helpdesk PDPB, Layanan PDPB On The Spot, maupun Layanan Lapor PDPB Online selama periode Januari–Juni 2026 dipersilakan menjawab  kuesioner Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Layanan PDPB melalui tautan berikut:https://bit.ly/SKM_PDPB_2026 Pendapat dan masukan dari masyarakat sangat berarti bagi keberhasilan survei sebagai upaya peningkatan mutu Pelayanan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan KPU Kabupaten Magelang. “Semakin banyak partisipasi masyarakat, semakin komprehensif pula evaluasi yang dapat dilakukan untuk menghadirkan layanan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat”, tukas Siti Nurhayati.(***/RED)

🔊 Putar Suara