Berita Terkini

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, KPU Magelang Gelar Rakor PDPB Bersama Stakeholder

KOTA MUNGKID_Dalam rangka memperkuat sinergi lintas sektoral sekaligus memperkuat koordinasi, menyelaraskan data, serta memastikan keberlanjutan proses pemutakhiran data pemilih agar tetap akurat dan sesuai dengan kondisi terkini, KPU Kabupaten Magelang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 bersama stakeholder. Rakor mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor Mewujudkan Data Pemilih Akurat, Mutakhir, dan Berkualitas” , Selasa (23/6/2026), di Aula Kantor KPU setempat. Rakor ini mengundang stakeholder yang memiliki peran strategis dalam mendukung PDPB, diantaranya Polresta Magelang, Kodim 0705, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Bagian Tata Pemerintahan Setda, serta Dinas Sosial PPKB PPPA. Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik saat membuka secara resmi kegiatan rakor, mengatakan Rakor PDPB menjadi medium  strategis membangun kolaborasi bersama stakeholder untuk menjaga kualitas data pemilih. “PDPB merupakan proses yang membutuhkan dukungan dan keterlibatan banyak pihak. Melalui sinergi yang terbangun, perubahan data dapat terus dikawal sehingga menghasilkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkualitas,” ujarnya. Senada, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati yang memaparkan Peta Sinergi Stakeholder PDPB dengan peran dan kontribusi masing-masing instansi dalam mendukung proses pemutakhiran data pemilih menyampaikan koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pemutakhiran data pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkualitas. “Setiap stakeholder memiliki peran strategis dalam mendukung PDPB, karena masing-masing memiliki data dan kewenangan yang saling berkaitan, kami sangat mengapresiasi sinergi yang sudah berjalan hampir 1,5 tahun ini”, tandas Siti. Dalam sesi diskusi, Kapolresta Magelang yang diwakili Kanit 1 Sat-Intelkam, Iptu Dicky Rizaldi, menyampaikan koordinasi dengan KPU Kabupaten Magelang menjadi bagian penting dalam mendukung proses pemutakhiran data pemilih, khususnya terkait perubahan status personil Polri. “Sinergi antar instansi sangat penting agar setiap perubahan data dapat segera ditindaklanjuti. Dengan komunikasi yang baik, data pemilih dapat tetap terjaga dan sesuai dengan kondisi terbaru, Triwulan II Tahun 2026 terdapat 7 personel Polri yang memasuki masa purna tugas” ungkap Dicky . Kabid Poldagri pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Sri Tumini, menyampaikan  Bakesbangpol Kabupaten Magelang juga membuka ruang kolaborasi untuk memperluas sosialisasi PDPB kepada masyarakat melalui organisasi masyarakat (Ormas). (***/RED)

Coktas Serentak Tahap III, KPU Magelang Masih Sasar Pemilih di Luar Negeri

KOTA MUNGKID_KPU Kabupaten Magelang kembali melaksanakan Coktas (Pencocokan dan Penelitian Terbatas) Serentak Tahap III, menyasar pemilih yang masuk kategori pemilih berada di luar negeri, sebagai salah satu upaya memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan berkualitas, Kamis (18/6/2026). Lokus Coktas kali ini berada di 11 desa, tersebar di 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Salaman, Borobudur, Srumbung, dan Salam. KPU Kabupaten Magelang menurunkan 3 tim Coktas yang bergerak langsung melakukan verifikasi data pemilih sesuai sasaran yang telah ditentukan. Hasil Coktas Tahap III ini, mayoritas pemilih sasaran Coktas diketahui masih berada di luar negeri. Mereka umumnya masih menetap di negara tujuan karena berbagai aktivitas, seperti bekerja dan atau sedang menempuh pendidikan atau tugas belajar. Selain menemukan pemilih yang masih berada di luar negeri, tim Coktas KPU  juga menemukan pemilih yang sebelumnya tercatat sebagai pemilih luar negeri namun sudah kembali ke daerah asal. Salah satunya Sumadi, warga Dusun Cawakan, Desa Srumbung, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Kepada Tim Coktas KPU, Sumadi mengaku bekerja di Bandar Sri Begawan, Brunei Darussalam sejak Tahun 2016. Pada Tahun 2026, ia harus kembali pulang ke Magelang karena masa kontrak kerja selesai. Saat ini Sumadi sudah berada di kampung halaman sambil menunggu panggilan kerja berikutnya. “Sudah sekitar 10 tahun saya bekerja di Brunei. Tahun ini kontrak kerja sudah selesai, jadi saya pulang dulu ke Magelang sambil menunggu informasi untuk kembali bekerja. Coktas KPU ini menurut saya bagus, data pemilih  bisa diperbarui sesuai kondisi dilapangan,” ujar Sumadi. Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati menyampaikan, Coktas Tahap III menjadi bagian penting dalam memastikan keberadaan pemilih luar negeri dapat terdata dengan benar. “Coktas ini kita lakukan untuk memastikan data pemilih tetap sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Dari hasil pelaksanaan, sebagian besar pemilih yang menjadi sasaran masih berada di luar negeri dengan alasan bekerja atau sedang tugas belajar  Meski beberapa ada yang sudah kembali ke Magelang, seperti yang ditemukan di Srumbung,” ungkap Siti Nurhayati. Menurutnya, proses pencocokan tidak hanya sekadar memastikan keberadaan pemilih, tetapi juga memastikan elemen data kependudukan dan status pemilih sesuai dengan kondisi terkini. “Pemutakhiran data pemilih merupakan pekerjaan bersama. Adanya data pemilih berkualitas setidaknya hak pilih masyarakat dapat terlindungi dan proses demokrasi dapat berjalan lebih baik,” tambahnya. Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik turut menegaskan, kegiatan Coktas Serentak menjadi bentuk komitmen KPU Kabupaten Magelang dalam mengupayakan tersusunnya data pemilih yang akurat. “Kami terus berupaya menjaga kualitas data pemilih melalui proses verifikasi langsung. Pemilih yang berada di luar negeri tetap menjadi bagian penting dalam pemutakhiran data karena mereka memiliki hak pilih yang harus tetap terakomodasi,” ungkap Ahmad Rofik. Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Coktas, mulai dari jajaran penyelenggara, pemerintah desa, hingga masyarakat yang memberikan informasi terkait kondisi pemilih. Pengawasan pelaksanaan Coktas Tahap III juga dilakukan oleh Bawaslu. Anggota Bawaslu Kabupaten Magelang Muhammad Hafidh yang juga turun langsung membersamai Tim Coktas KPU, menyampaikan pengawasan dilakukan untuk memastikan proses berjalan sesuai dengan prinsip akurasi, transparansi, dan prosedur yang berlaku. “Kami melakukan pengawasan untuk memastikan Coktas berjalan sesuai aturan, terutama dalam memastikan data yang dicocokkan benar-benar berdasarkan kondisi di lapangan. Pemilih yang masih berada di luar negeri maupun yang sudah kembali harus mendapatkan perlakuan pendataan yang sama agar data yang dihasilkan benar-benar valid,” kata Hafidh. Coktas serentak ini masih berlanjut pada tahap IV, yang akan dilaksanakan Senin (22/6/2026).(***/RED)  

Tim Responsif Menangi Lomba Paduan Suara Mars KPU

KOTA MUNGKID_  Tim Responsif berhasil memenangi Lomba Paduan Suara Mars KPU yang dilaksanakan serentak di KPU Provinsi Jawa Tengah dan 35 KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, Rabu ( 17/6/2026), di aula kantor KPU Kabupaten Magelang. Lomba untuk tingkat KPU Kabupaten Magelang ini diikuti tiga tim paduan suara Sekretariat KPU Kabupaten Magelang, yakni Tim Responsisf, Akuntabel dan Humanis, beranggotakan seluruh jajaran pelaksana Sekretariat KPU Kabupaten Magelang baik PNS, PPPK maupun PPNPN, sedangkan Tim juri terdiri Sekretaris dan Pejabat Struktural. Tim Responsif berhak memperoleh hadiah berupa buket aneka makanan ringan yang dikemas cantik layaknya buket bunga, setelah berhasil menyisihkan dua pesaingnya yaitu Tim Akuntabel sebagai juara kedua dan Tim Humanis yang dipaksa mengakui keunggulan lawan dalam bernyanyi, harus rela ada di posisi ketiga. Sesuai Surat Edaran Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah, Lomba Paduan Suara Mars KPU ini digelar dalam rangka  melaksanakan surat Sekretaris Jenderal KPU Nomor 1304/HK.01SD/04/2026 tanggal 8 Mei 2026 perihal Pemberitahuan untuk menyanyikan dan mendengarkan Mars Komisi Pemilihan Umum. “Lomba ini sekaligus untuk meningkatkan semangat kebersamaan, memperkuat rasa kebanggaan dan kecintaan terhadap institusi, serta sebagai media untuk mempercepat menghafal lirik Mars KPU bagi seluruh jajaran sekretariat KPU, khususnya di wilayah Jawa Tengah’, terang Ira Wahyu Catur K, Sekretaris KPU Kabupaten Magelang yang juga bertindak selaku juri lomba.(***/RED)  

100 Siswa SMK Muhammadiyah 1 Bandongan Antusias Ikuti 2nd Batch NGREMBAKA

KOTA MUNGKID_Sekitar 100 siswa SMK Muhammadiyah 1 Bandongan antusias mengikuti kegiatan 2nd Batch NGREMBAKA (Ngerekam Lan Edukasi Mbangun Kesadaran Administrasi Pemilih Kanggo Kanca Sekolah) yang diselenggarakan KPU bersinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magelang, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian inovasi layanan jemput bola untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan Disdukcapil sekaligus pendidikan demokrasi KPU kepada pemilih pemula. Sebanyak 75 siswa berhasil melakukan perekaman KTP-el, setelah sebelumnya mempersiapkan dokumen persyaratan berupa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran yang dibawa dari rumah. Selain rekam KTP-El, siswa juga mendapatkan berbagai materi edukatif berupa Kelas Data Pemilih, Gerakan Cek DPT Online dan berbagai permainan dan ice breaking yang dikemas kreatif, seperti Roda Putar Demokrasi, Fix or Hoaks, dan Mix and Match. Seluruh permainan dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai demokrasi, kepemiluan, administrasi kependudukan, serta pentingnya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Hadir sebagai pemateri Kelas Data Pemilih, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati, yang menyampaikan pentingnya membangun kesadaran generasi muda terhadap data pemilih sejak dini, karena. data pemilih yang akurat merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemilu yang berkualitas. "Melalui NGREMBAKA, kami ingin menanamkan Gerakan Sadar Data Pemilih kepada para pelajar. Ketika administrasi kependudukan tertib dan data pemilih selalu diperbarui, maka hak pilih setiap warga negara dapat terjamin. Generasi muda harus memahami bahwa memiliki dokumen kependudukan yang lengkap bukan hanya untuk kebutuhan administrasi, tetapi juga menjadi pintu masuk dalam menggunakan hak konstitusionalnya sebagai pemilih," ujarnya. Dalam kesempatan sama, Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik, mengapresiasi antusiasme para siswa yang mengikuti kegiatan NGREMBAKA. Sinergi KPU dan Disdukcapil merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan pemilih pemula yang cerdas, aktif, dan bertanggung jawab. "NGREMBAKA menjadi bukti bahwa edukasi kepemiluan dan pelayanan administrasi kependudukan dapat berjalan beriringan. Kami berharap para siswa tidak hanya menjadi pemilih yang terdaftar secara administratif, tetapi juga menjadi generasi yang memahami nilai demokrasi dan mampu menjadi agen informasi bagi lingkungan sekitarnya," ungkap Ahmad Rofik. Kepala SMK Muhammadiyah 1 Bandongan, Ariyanto, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan KPU Kabupaten Magelang kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan 2nd Batch NGREMBAKA. Ia menilai program ini sangat bermanfaat dalam memberikan wawasan sekaligus pelayanan langsung kepada para siswa. "Program ini sangat relevan bagi peserta didik kami yang sebagian besar akan segera memasuki usia pemilih. Selain mendapatkan edukasi tentang demokrasi dan kepemiluan, siswa juga memperoleh kemudahan layanan perekaman KTP-el. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak generasi muda yang sadar pentingnya administrasi kependudukan dan hak pilihnya,"tutur Ariyanto. Annisa Fairuz, salah satu siswa peserta NGREMBAKA mengungkapkan antusiasnya mengikuti NGREMBAKA."Kegiatannya seru banget, nggak bikin ngantuk karena banyak game dan kuisnya. Senang juga karena bisa langsung rekam KTP-el di sekolah sekaligus mendapatkan informasi kepemiluan dalam satu kegiatan, " katanya. (***/RED)

KPU Magelang Segera Gelar 2nd Batch NGREMBAKA di SMK Muhammadiyah 1 Bandongan

KOTA MUNGKID_KPU Kabupaten Magelang berkoordinasi dengan SMK Muhammadiyah 1 Bandongan terkait rencana 2nd Batch NGREMBAKA (Ngerekam Lan Edukasi Mbangun Kesadaran Administrasi Pemilih Kanggo Kanca Sekolah). Program sinergi KPU dan Disdukcapil Kabupaten Magelang yang memadukan perekaman E-KTP dan Pendidikan Pemilih  ini sengaja menyasar pelajar dibangku sekolah menengah atas/kejuruan di Kabupaten Magelang, untuk memperkuat kesadaran administrasi kependudukan dan kepemiluan di kalangan pelajar, khususnya pemilih pemula.  Tim koordinasi KPU Kabupaten Magelang dipimpin Ketua KPU Ahmad Rofiq, didampingi  Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Siti Nurhayati bertemu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah 1 Bandongan, Zuni Kopsatul, Rabu (10/6/2026). Koordinasi membahas aspek teknis pelaksanaan 2nd Batch NGREMBAKA, mulai dari penentuan peserta, penyusunan agenda kegiatan, dukungan sarana dan prasarana, hingga strategi edukasi yang akan diberikan kepada siswa. Dalam pertemuan itu Ahmad Rofiq menyampaikan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan dan hak pilih. Melalui NGREMBAKA, KPU ingin memastikan para pelajar memahami bahwa dokumen kependudukan yang lengkap dan akurat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan data pemilih yang berkualitas. "Pemilih pemula merupakan bagian penting dari masa depan demokrasi. Melalui NGREMBAKA, kami ingin memberikan pemahaman bahwa kepemilikan dokumen kependudukan, khususnya KTP elektronik saat memasuki usia 17 tahun, memiliki keterkaitan langsung dengan pemenuhan hak konstitusional sebagai pemilih. Karena itu, sinergi dengan sekolah menjadi sangat penting agar edukasi ini dapat menjangkau lebih banyak generasi muda," ujar Ahmad Rofiq. Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati, turut menjelaskan NGREMBAKA dirancang sebagai media edukasi yang dekat dengan dunia pelajar melalui pendekatan yang interaktif dan komunikatif. Menurutnya, kesadaran administrasi kependudukan di kalangan generasi muda akan berdampak positif terhadap kualitas data pemilih berkelanjutan. "Melalui NGREMBAKA, kami ingin membangun pemahaman bahwa data kependudukan yang akurat tidak hanya penting untuk pelayanan publik, tetapi juga menjadi dasar dalam penyusunan data pemilih yang berkualitas. Dengan melibatkan sekolah, kami berharap siswa dapat menjadi agen informasi yang turut mengingatkan keluarga dan lingkungan sekitarnya tentang pentingnya tertib administrasi kependudukan," jelasnya Zuni Kopsatul, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah 1 Bandongan, menyambut baik rencana pelaksanaan 2nd Batch NGREMBAKA di sekolahnya. Ia menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik yang sebagian besar akan segera memasuki usia pemilih. "Kami mengapresiasi inisiatif KPU Kabupaten Magelang yang hadir langsung ke sekolah untuk memberikan edukasi kepada siswa. Program ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang kepemiluan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pentingnya administrasi kependudukan sejak dini. Kami siap mendukung pelaksanaan NGREMBAKA agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi para siswa," ungkap dia.(***/RED)

Dorong Sinergi Dengan Pemdes Wujudkan Data Pemilih Akurat Mutakhir Berkualitas, KPU Magelang Sosialisasikan PDPB

MERTOYUDAN_Mendorong penguatan sinergi KPU Kabupaten Magelang dengan pemerintah desa/kelurahan di Kecamatan Mertoyudan untuk mewujudkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkualitas, Selasa (9/6/2026), di Aula Harmoni Kecamatan Mertoyudan, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Siti Nurhayati tampil menyosialisasikan PDPB dalam forum Rapat Koordinasi Kasi Pemerintahan dan Kasi Pelayanan Desa/Kelurahan Se-Kecamatan Mertoyudan. Siti Nurhayati menyampaikan materi “Sinergi Pemerintah Desa/Kelurahan se-Kecamatan Mertoyudan dan KPU Kabupaten Magelang dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Menuju Data Pemilih yang Akurat dan Berkualitas”, dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara KPU dan pemerintah desa/kelurahan dalam menjaga kualitas data pemilih sebagai fondasi demokrasi berkualitas. Ia menjelaskan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) merupakan upaya pembaruan data pemilih secara terus-menerus untuk memastikan data pemilih selalu akurat, komprehensif, dan mutakhir. Pemerintah desa/kelurahan memiliki peran strategis karena menjadi pihak yang paling dekat dengan masyarakat dan mengetahui berbagai perubahan data kependudukan, seperti penduduk meninggal dunia, pindah domisili, pemilih pemula, maupun perubahan status yang memengaruhi hak pilih seseorang. “Pemutakhiran data pemilih menjadi tanggungjawab bersama, KPU tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kualitas data pemilih. Diperlukan dukungan dan kolaborasi dengan pemerintah desa/kelurahan agar setiap perubahan data penduduk dapat segera ditindaklanjuti dalam proses pemutakhiran data pemilih,” ujarnya. Dalam forum tersebut, Siti Nurhayati juga sekaligus mengajak seluruh peserta rapat melakukan pengecekan status data pemilih secara langsung melalui laman Cek DPT Online, untuk mengenalkan layanan digital KPU sekaligus mendorong aparatur desa/kelurahan mengedukasi masyarakat agar aktif memastikan status data pemilihnya. Camat Mertoyudan Untung Sujoko dalam kesempatan sama menyampaikan, sinergi pemerintah desa/kelurahan dengan KPU  Kabupaten Magelang perlu terus diperkuat,  karena memiliki peran penting dalam mendukung kualitas pelayanan publik dan perlindungan hak konstitusional warga negara.Aparatur desa/kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat memiliki posisi strategis dalam membantu penyampaian informasi perubahan data kependudukan yang dibutuhkan dalam proses pemutakhiran data pemilih.(***/RED)  

🔊 Putar Suara