Berita Terkini

Libatkan Ormas, KPU Magelang Kuatkan Peran Masyarakat Wujudkan Validitas Data Pemilih

KOTA MUNGKID_ Salah satu upaya menguatkan peran masyarakat wujudkan  validitas data pemilih,  KPU Kabupaten Magelang menyosialisasikan program  Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) menyasar peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Organisasi Kemasyarakatan Penguatan Manajemen dan Pengelolaan Data Organisasi Kemasyarakatan melalui SILOMAS yang diselenggarakan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Magelang, Selasa (26/5/2026) di Ruang Bina Karya Kompleks Setda Kabupaten Magelang.

Kegiatan sinergi KPU Kabupaten Magelang dan Kesbangpol Kabupaten Magelang tersebut melibatkan peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan, di antaranya PWRI, PPDI, KNPI, GOW, GP Ansor, PD Pemuda Muhammadiyah, serta 14 organisasi kemasyarakatan lainnya di Kabupaten Magelang.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Kabupaten Magelang, Sri Tumini menyampaikan organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan demokrasi dan menjadi jembatan informasi di tengah masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dengan KPU menjadi langkah penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya data pemilih yang akurat.

Anggota KPU Kabupaten Magelang sekaligus Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Siti Nurhayati saat menyampaikan materi sosialisasi PDPB bertema “Mewujudkan Data Pemilih Akurat, Mutakhir, dan Berkualitas Melalui Peran Aktif Masyarakat”, menekankan data pemilih bersifat dinamis sehingga membutuhkan proses pemutakhiran secara berkelanjutan.

Ia juga menegaskan akan pentingnya peran strategis organisasi masyarakat. Jejaring ormas yang menjangkau hingga tingkat bawah, dinilai mampu menjadi jembatan informasi antara masyarakat dan KPU, membantu menyampaikan laporan perubahan data warga, mengedukasi masyarakat, serta meningkatkan kepedulian terhadap data pemilih.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Diskusi berjalan interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta terkait persoalan data kependudukan maupun data pemilih yang ditemui di lapangan.

Menanggapi berbagai masukan pesert, Siti Nurhayati mengatakan data pemilih bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. "KPU tidak dapat bekerja sendiri. Organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis untuk membantu menyampaikan informasi dan melaporkan perubahan data agar data pemilih semakin akurat, mutakhir, dan berkualitas," jelasnya.

Soedjono salah seorang peserta Bimtek mewakili PWRI, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap KPU Kabupaten Magelang dapat hadir dalam kegiatan PWRI untuk memberikan sosialisasi serupa kepada anggota yang lebih luas. Sementara itu, perwakilan PPDI menyampaikan tantangan di tingkat desa, terutama terkait warga yang mengurus perpindahan domisili langsung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tanpa melalui pemerintah desa, sehingga perubahan data tidak selalu diketahui secara cepat.(***/RED)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 99 kali
🔊 Putar Suara