KPU Magelang Kembali Gulirkan Program KPU Sambang Ndeso Tahun 2026
KOTA MUNGKID - Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik mengatakan KPU kembali menggulirkan program KPU Sambang Ndeso. Program ini menyasar desa-desa yang pada Pemilu 2024 lalu memiliki angka partisipasi pemilih dibawah target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional RPJM sebesar 77,5%.
Terdapat 64 desa di wilayah Magelang dengan kondisi tingkat kehadiran pemilih di TPS dibawah 77,5% pada Pilkada 2024. Inilah yang melatarbelakangi KPU Kabupaten Magelang meluncurkan program KPU Sambang Ndeso, menyapa langsung akar rumput.
Melalui pendekatan langsung ke masyarakat inilah, KPU berharap dapat menemukan akar masalah rendahnya partisipasi untukselanjutnya merumuskan strategi agar partisipasi masyarakat dalam Pemilu dan Pilkada mendatang di Kabupaten Magelang lebih baik bagi secara kuantitas maupun kualitas.
"Kami berharap melalui program ini, kami mendapatkan informasi yang akurat. Di sisi lain, kami berharap juga dapat masukan dan saran, agar pemilu dan pilkada ke depan, dapat berlangsung lebih baik serta tentunya angka partisipasi pemilih meningkat," kata, Kamis (3/9/2026) dalam sambutannya saat membuka secara resmi kegiatan KPU Sambang Ndeso Tahun 2026 yang pertama di Balaidesa Banjarnegoro, Mertoyudan.
Target 5 Desa di 2026
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Magelang, Yohanes Bagyo Harsono menjelaskan, kegiatan KPU Sambang Ndeso sudah dimulai sejak 2025 telah menyasar 6 desa.
"Untuk tahun 2026 ini, target kami ada lima desa. Harapan kami, sebelum tahapan pemilu dimulai, kami bisa menyelesaikan 64 desa yang angka partisipasinya di bawah RPJM nasional 77,5%," imbuh Bagyo.
Untuk tahun 2026, lima desa yang menjadi sasaran yaitu Desa Banjarnegoro di Kecamatan Mertoyudan, Desa Pabelan, Desa Mungkid, Desa Kebonagung Kecamatan Bandongan, Desa Ringinanom, Desa Tempuran, dan Desa Kaliabu Kecamatan Salaman.
"Tahap pertama akan kami mulai Kamis 3 September di Desa Banjarnegoro. Dilanjut tanggal 10 September di Desa Pabelan dan terakhir di Desa Kaliabu Salaman, pada Oktober besok," pungkas Bagyo.(***/Red)