Berita Terkini

Puasa Ramadhan Saatnya Jadi Amunisi Hadapi Tantangan Segala Kondisi

KOTA MUNGKID_ Saat Ramadhan, bagi umat muslim seharusnya bukan sekadar saatnya menahan lapar - dahaga dan perubahan ritme jam kerja. Kesabaran puasa harus dapat dijadikan  sebagai amunisi menghadapi tantangan segala kondisi baik saat bekerja maupun menjalani aktivitas harian. Kerja dengan semangat, selaraskan hati dan pikiran, yang pada muaranya mampu mengubah lelah menjadi Lillah.

Pesan penuh hikmah itu disampaikan Ustadz Wahid Ghozali, penyuluh bimbingan Islam dari  Kementerian Agama Kabupaten  Magelang saat memberikan tausiyah Ramadhan pada forum Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan dan Pengendalian Internal KPU Kabupaten Magelang, Jumat (27/2/2026), di aula KPU. Kegiatan ini diikuti seluruh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Magelang.

Menurut Wahid, Ramadhan harus juga menjadi madrasah taqwa pembentuk karakter pribadi muslim, membentuk pribadi sabar, disiplin, dan peduli sosial serta medium menyucikan hati dan pikiran (tazkiyatun nafs). Puasa juga proses transformasi spiritual, moral, dan sosial.”Mari jadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan diri”, tutupnya sebelum mengajak peserta kegiatan untuk mengajukan pertanyaan seputar puasa Ramadhan.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik saat memberikan sambutan pembuka menyampaikan penguatan kelembagaan akan dilaksanakan setiap hari Jumat selama Ramadhan. Ia mengajak seluruh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Magelang mampu mengambil ilmu dari kegiatan penguatan kelembagaan dan pengendalian internal ini sebagai bekal menjalani tugas dan aktivitas harian diluar kedinasan. (***/RED)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 64 kali