KPU Magelang Mantapkan Gerakan PDPB Hingga Akar Rumput
KOTA MUNGKID_ KPU Kabupaten Magelang terus meneguhkan komitmen mewujudkan demokrasi berbasis data akurat dan memantapkan gerakan Pemutakiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) hingga ke akar rumput, salah satunya kembali mengukuhkan sebanyak 15 orang Relawan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Daerah Pemilihan Magelang 1 meliputi 3 Kecamatan, Borobudur, Mertoyudan dan Mungkid, Rabu (29/10/2025) di aula Kecamatan Borobudur. Para Relawan PDPB Dapil Magelang 1 ini merupakan mantan ketua dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada penyelenggaraan Pilkada 2024.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi penutup serangkaian kegiatan yang telah dilakukan KPU Magelang dalam kegiatan Sosialisasi PKPU Nomor 1 Tahun 2025 tentang PDPB dengan tema Kolaborasi untuk Data Pemilih Akurat Menuju Pemilu yang Berkualitas, hasil kerjasama dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Magelang.
Kegiatan ini dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, serta perwakilan disabilitas dari tiga kecamatan. Hadir pula sebagai narasumber Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir, Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Basmar Amron Perianto, dan Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Magelang Siti Nurhayati.
Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang telah bergabung dalam gerakan PDPB. “Relawan PDPB yang kini lengkap 105 orang dari 6 dapil adalah mitra strategis KPU dalam memastikan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan inklusif sebagai fondasi demokrasi yang kuat,” ungkapnya.
Sementara Siti Nurhayati dalam paparan materinya kembali menegaskan bahwa pengukuhan Relawan PDPB merupakan langkah nyata memperkuat jejaring partisipatif di tingkat desa. “Relawan ini menjadi perpanjangan tangan KPU dalam mengedukasi masyarakat dan memastikan setiap perubahan data kependudukan terpantau dengan baik. Gerakan ini adalah wujud nyata komitmen kita dalam menjaga validitas data pemilih hingga ke akar desa,” ujarnya.
Pernyataan serupa disampaikan Basmar Amron Perianto. Dia menekankan bahwa program PDPB adalah strategi berkelanjutan untuk menjaga hak pilih warga negara. “Pemutakhiran data pemilih tidak boleh berhenti pada masa tahapan Pemilu. Ia harus terus berjalan agar setiap warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya. PDPB adalah jantung dari demokrasi yang sehat,” tegasnya.
Sementara itu, untuk kesekian kalinya Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir memberikan apresiasi kepada KPU atas inisiatif membentuk relawan di tingkat desa. “Kehadiran Relawan PDPB adalah langkah cerdas untuk memperkuat partisipasi masyarakat sejak dini. Dengan adanya relawan di setiap kecamatan, proses demokrasi kita menjadi lebih dekat dengan rakyat, dan data pemilih dapat dijaga keakuratannya secara gotong royong,” tutur Sakir.(***/RED)