Ketua KPU Magelang Apresisasi Pers Nyawiji Jaga Bumi Pertiwi di Magelang
KOTA MUNGKID – Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik mengapresiasi kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026 bertema ‘Pers Nyawiji, Jaga Bumi Pertiwi’, yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang, melalui salah satu kegiatannya menanam pohon dan melepas-liarkan satwa burung di kawasan wisata “Tol Negeri Khayangan” Dusun Surodadi Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Senin (9/2/2026).
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan HPN 2026 ini. Teman-teman PWI telah memberi contoh untuk selalu ingat akan kelestarian alam. Semoga kegiatan ini menjadi pengingat kita bersama, akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama,” kata Ahmad Rofik, usai berpartisipasi tanam pohon secara simbolis bersama tamu undangan lain dari Pemkab Magelang.
Disampaikan Rofik, momentum HPN 2026 secara tidak langsung menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Magelang.Demokrasi yang kuat membutuhkan sinergi dari berbagai unsur. Kerja sama antara penyelenggara pemilu, pemerintah, dan media merupakan upaya untuk menjaga integritas demokrasi di negara kita.
“Penanaman pohon ini juga menjadi simbol bahwa kerja bersama harus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan, baik dalam lingkungan maupun demokrasi,”tandasnya.
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, dalam sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Magelang, Asfuri Muhsis mengatakan, pers merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat dan pembangunan.
“Pers yang nyawiji adalah pers yang mampu merangkul semua elemen, menjadi jembatan informasi yang sehat, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman pendapat serta di balik pena dan lensa, ada juga kewajiban untuk menjaga warisan alam,” katanya.
Senada Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Sakir menambahkan, pers di samping memberikan informasi kepada masyarakat, juga salah satu pilar demokrasi. “Kami di lembaga DPRD merupakan lembaga politik yang selalu menjunjung nilai-nilai demokrasi. Maka peran dari pers tentunya kami harapkan untuk menjadi salah satu pilar demokrasi khususnya di Kabupaten Magelang,” harapnya.
Ketua PWI Kabupaten Magelang, Nina Atmasari pada kesempatan yang sama turut menjelaskan, setiap tanggal 9 Februari, insan pers memperingati Hari Pers Nasional, sebagai upaya meningkatkan profesionalisme pers dan kehidupan jurnalistik yang berkualitas.
Hari Pers Nasional bukan sekadar momentum seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi bersama tentang peran strategis pers dalam kehidupan. Pers sejak awal kelahirannya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan kehidupan, penyampai informasi, penjaga nurani publik, serta pengawal kepentingan masyarakat.
“Melalui tema ‘Pers Nyawiji, Jaga Bumi Pertiwi’, kami ingin menegaskan peran insan pers sebagai penyampai informasi sekaligus turut menjalankan peran sebagai penggerak kerukunan antarumat beragama dan pelopor kelestarian lingkungan hidup,” pungkasnya. (***/RED)