Berita Terkini

KPU Magelang Dorong Partisipasi Pemilih Disabilitas Lewat Sosialisasi PDPB

KOTA MUNGKID_ Anggota KPU Kabupaten Magelang Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Siti Nurhayati, menekankan pentingnya memastikan pemilih disabilitas terdata secara akurat dalam daftar pemilih pemilu maupun pemilihan. Hal itu disampaikannya saat menyampaikan materi Sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) bertema “PDPB Ramah Disabilitas: Semua Terdata, Semua Terwakili”, dalam  forum Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Rancangan Peraturan Bupati tentang Petunjuk Pelaksanaan Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas, yang digelar Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang,  Kamis (9/4/2026), di Aula TEA Tanjung Muntilan. Didepan peserta rakor yang berasal dari Forum Inklusi Disabilitas Kabupaten Magelang (Fidakama) dan  perwakilan  sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang ini, Ia juga menyoroti rendahnya tingkat partisipasi pemilih disabilitas pada Pilkada 2024. Dari total 6.064 pemilih disabilitas yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), tingkat kehadiran di Tempat Pemungutan Suara (TPS) baru mencapai 28 persen. Angka tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi KPU dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kepemiluan. “Tidak boleh ada yang tertinggal dalam demokrasi. Partisipasi pemilih disabilitas harus terus didorong.Setiap warga negara memiliki hak pilih yang sama. Pastikan sudah terdata dengan benar dalam PDPB. Jika belum terdaftar atau ada perubahan data, segera laporkan. KPU berkomitmen memberikan layanan yang ramah dan setara bagi pemilih disabilitas,” imbaunya.(***/RED)

Pentingya Peran Perempuan Dukung Akurasi Pemilih Wujudkan Demokrasi Berkualitas

KOTA MUNGKID_ Anggota KPU Kabupaten Magelang Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Siti Nurhayati, menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendukung akurasi data pemilih sebagai fondasi utama demokrasi yang berkualitas. Peringatan Hari Kartini, dapat menjadi momentum perempuan untuk turut aktif dalam memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat telah terdaftar sebagai pemilih. Penekanan materi sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) disampaikannya dalam Rapat Persiapan Peringatan Hari Kartini Tingkat Kabupaten Magelang Tahun 2026, Selasa (7/4/2026), di Ruang Rapat Anggrek Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang, diikuti 30 peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), IWAPI, Bhayangkari, Persit, serta Kejaksaan. Mengusung pesan “Gerakan Perempuan Sadar Data Pemilih Wujudkan Hak Pilih yang Terjamin”, Siti Nurhayati mendorong sinergi lintas sektor, khususnya organisasi perempuan, untuk menjadi agen edukasi di tengah masyarakat. Perempuan dinilai memiliki peran strategis dalam keluarga dan lingkungan sosial untuk menyampaikan pentingnya pelaporan perubahan data pemilih, seperti pindah domisili, perubahan status, maupun pemilih pemula. “Perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam memastikan kualitas data pemilih. Melalui peran aktif di keluarga dan organisasi, perempuan dapat menjadi penggerak utama dalam menyampaikan informasi terkait pentingnya pembaruan data pemilih secara berkelanjutan. Dengan data yang akurat, kita dapat menjamin hak pilih setiap warga negara terpenuhi dengan baik”, ucapnya.” Ia juga mengajak seluruh elemen perempuan untuk tidak ragu melaporkan setiap perubahan data pemilih di lingkungannya. Partisipasi aktif ini merupakan kontribusi nyata dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif dan berintegritas. Menurut Siti Nurhayati, melalui forum kolaborasi lintas sektor ini proses pembaruan data pemilih dapat berjalan lebih optimal dengan dukungan berbagai pihak, khususnya organisasi perempuan yang memiliki jangkauan luas di masyarakat, diharapkan terbangun kesadaran kolektif bahwa keterlibatan aktif perempuan dalam pemutakhiran data pemilih tidak hanya memperkuat kualitas daftar pemilih, tetapi juga menjadi wujud nyata partisipasi dalam menjaga hak konstitusional warga negara.(***/RED)

Belajar Pengadaan Barang dan Jasa Lainnya Dukung Sukses Pilkada

KOTA MUNGKID – KPU Kabupaten Magelang, kembali mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama KPU Propinsi Jawa Tengah dan 35 satuan kerja KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, melalui Ngopi Asli (Ngobrol Pintar Arsip dan Logistik), Selasa (8/4/2026). Pada edisi kali ini, Ngopi Asli mengambil tema “Counter Attack Formasi Alternatif pengadaan jasa lainnya untuk Pilkada Sukses”. Ketua KPU Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono diwakili Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jawa Tengah, Basmar Perianto Amron mengatakan, rapat koordinasi ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Hari Selasa. “Ini perlu kami tegaskan disini, jika kegiatan hari ini, bukan kegiatan wajib, namun penting untuk selalu diikuti. Karena apa, karena selalu ada hal-hal baru yang bisa kita dapatkan dan pelajari,” katanya. Untuk tema hari ini, kata Basmar, adalah terkait pengadaan jasa untuk mendukung Pilkada sukses. “Ini tentunya dalam mendisain dan merencanakan, harus punya gambaran dan metode-metode supaya arah dan tujuannya jelas, sehingga hasilnya bisa kita pertahankan dan akuntable. Pengadaan barang dan jasa, ini penting untuk pertanggung jawaban kita terhadap pemilik anggaran, pengguna dan pelaksana serta tentunya masyarakat. Harapan kita melalui diskusi hari ini, kita bisa belajar dari nara sumber yang sudah sangat pengalaman yakni, R Suyanto Kepala Satpel Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPB) KPU Jawa Tengah,” harapnya.  Sementara R Suyanto mengatakan, jenis pengadaan ada beberapa jenis. Meliputi pengadaan barang, pengadaan jasa lainnya, kontruksi dan pengadaan konsultasi. Untuk porsi anggarannya selama pilkada kemarin, terbesar ada di honor badan adhoc sekitar 50 persen sendiri. Sedang lainnya, tersebar untuk pengadaan jasa lainnya dan barang.   “Saya mencontohkan disini, pekerjaan jasa lainnya adalah penunjukan even organiszer untuk kegiatan sosialisasi pentas seni. Kemudian, sewa gudang, sewa papan pengumuman/reklame,  pengadaan logistik, iklan sosialisasi media cetak, cetak buku/modul, hotel, catering, pengadaan dan pemasangan Alat Peraga Kampanye dan Bahan Kampanye,” katanya.  “Sebelum menentukan pemenangnya, maka kita harus membuat list kebutuhan untuk event tersebut. Selain itu, melakukan survey lokasi maupun calon pelaksana. Baru kemudian, membuat RAB yang nantinya tetapkan sebagai HPS (harga perkiraan sendiri) dan sebagai lampiran KAK (kerangla ajuan kerja). Langkah-langkah ini harus dilakukan, supaya dalam pelaksanaannya bisa kita pertanggung jawabkan,” tegasnya. (***/RED)

Fokus Akurasi Data dan Partisipasi Pemilih Disabilitas, KPU Magelang dan Dinsos Pererat Kerja Sama

KOTA MUNGKID_ Fokus pada akurasi data dan tingkat partisipasi pemilih disabilitas,  Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik menegaskan, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) menjadi agenda mendesak untuk memastikan warga disabilitas terdaftar secara akurat dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap). Hal itu disampaikannya dalam forum audiensi strategis dengan M.Taufik Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA didampingi Sekretaris Dinsos Dian Hermawan, Dermawan Kabid Rehabilitasi Sosial, dan Nanik Kabid PPPA. Pertemuan digelar dalam rangka menyinergikan data pemilih serta program pemberdayaan pemilih disabilitas dan perempuan, Senin (6/4/2026), di kantor Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang. "Sinergi ini bukan sekadar pertukaran data di atas kertas. Kami ingin memastikan data disabilitas ini 'by name by address' agar pada saat hari pemungutan suara, KPU dapat menyediakan fasilitas TPS yang benar-benar aksesibel sesuai kebutuhan mereka dan tingkat partisipasinya semakin meningkat,"ucap Rofik. Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Siti Nurhayati, yang turut mendampingi ketua KPU Ahmad Rofik dalam pertemuan itu menambahkan bahwa perempuan dan penyandang disabilitas merupakan pilar penting dalam peningkatan partisipasi masyarakat. "Kami tidak hanya bicara angka, tapi juga kualitas partisipasi. Bersama Dinsos, kami akan merancang kegiatan sosialisasi yang menyasar kelompok-kelompok pendamping disabilitas dan komunitas perempuan agar mereka lebih melek politik dan memahami hak-haknya," urai Siti. Menanggapi pernyataan KPU,  M. Taufik menyatakan, Dinsos hingga tingkat pendamping lapangan senantiasa siap mendukung program kerja KPU dalam melakukan verifikasi data maupun penggerakan massa untuk sosialisasi. "Dinsos memiliki jejaring yang bersentuhan langsung dengan kelompok rentan. Potensi ini sangat besar jika dikolaborasikan dengan KPU untuk menciptakan pemilu yang lebih humanis dan merata bagi seluruh warga Magelang," tegas Taufik. Pertemuan audiensi yang juga dihadiri Sekretaris KPU Ira Wahyu Catur ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk segera menyusun langkah teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan, termasuk jadwal program sosialisasi bersama.(***/RED)  

Live Streaming di Kanal Youtube, KPU Magelang Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan I 2026

KOTA MUNGKID_ Disiarkan secara langsung (live streaming) melalui kanal Youtube, KPU Kabupaten Magelang, Kamis (2/4/2026) menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 di Aula kantor KPU setempat. Pleno dipimpin Ketua KPU Ahmad Rofik didampingi 4 anggota KPU lainnya. Rapat pleno terbuka yang dihadiri Bawaslu, partai politik peserta pemilu 2024 tingkat Kabupaten Magelang serta stakeholder lainnya, memutuskan rekapitulasi jumlah pemilih hasil pemutakhiran selama Triwulan I Tahun 2026 sebanyak 1.025.399 pemiih terdiri 512.443 Laki-laki dan 512.956 perempuan tersebar di 372 desa dan 21 kecamatan, yang dituangkan dalam Berita Acara (BA)  dan Surat Keputusan (SK)  KPU Kabupaten Magelang tentang Rekapitulasi PDPB Triwuan I Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Magelang. Sebelumnya, Siti Nurhayati ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi yang membidangi langsung kegiatan PDPB memaparkan proses bisnis pemutakhiran data pemilih berkelanjutan pada Tahun 2026. Ia menjelaskan di Kabupaten Magelang selama proses pemutakhiran pada Triwulan I 2026 berlangsung tercatat ada  13.503 pemilih baru;  10.544 pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), dan 7.375 pemilih yang memperbarui elemen data kependudukannya. Jumlah pemilih terbanyak berada di kecamatan Mertoyudan, Grabag dan  Secang.(***/RED)      

Paska Cuti Bersama Idul Fitri, KPU Magelang Kembali Gelar Rapat Pleno Rutin

KOTA MUNGKID – Paska cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriyah, KPU Kabupaten Magelang langsung tancap gas. Salah satunya menggelar rapat pleno rutin dengan agenda utama mengevaluasi kegiatan yang dilakukan pekan sebelumnya, dan persiapan kegiatan pekan selanjutnya. Rapat pleno diikuti seluruh anggota KPU beserta sekretaris dan pejabat struktural Sekretariat KPU Kabupaten Magelang “Rapat pleno ini, rutin kami lakukan setiap awal pekan. Tujuannya untuk mengevaluasi kegiatan minggu sebelumnya dan merencanakan kegiatan minggu berikutnya,” kata Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik, usai memimpin rapat pleno rutin, Selasa (31/3/2026). Pleno rutin ini membahas evaluasi pelaksanaan kegiatan podcast, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), draft rancangan Daftar Informasi Publik 2026, kearsipan dan lainnya,  serta rencana koordinasi bersama stakeholder terkait  progres anggaran hibah non pemilihan. “Agenda paling dekat persiapan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026 rencananya akan digelar hari Kamis besok tanggal 2 april 2026” ucap Rofik. (***/RED)