Berita Terkini

Bahas Program PDPB dan Pendidikan Pemilih Pemula, KPU Magelang dan PD Muhammadiyah Sepakat Jalin Kerjasama

KOTA MUNGKID_KPU dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang sepakat menjalin  kerjasama sebagai dasar pelaksanaan program sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan Pendidikan Pemilih Pemula dengan lokus lembaga pendidikan tingkat menengah atas yang berada dibawah naungan ormas Muhammadiyah. Kesepakatan itu tercetus dalam  audiensi KPU bersama Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PNF PDM) Kabupaten Magelang, Rabu sore (4/2/2026), di ruang pertemuan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM. Ketua KPU Ahmad Rofik beserta tim diterima langsung Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Magelang Eko Moh Widodo. Pertemuan dialogis itu membahas sinergi program KPU masa non tahapan, khususnya pelaksanaan  Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan Pendidikan Pemilih yang menyasar pelajar, dengan penekanan peran sekolah dalam membangun kesadaran demokrasi generasi muda. Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik menegaskan, kolaborasi KPU dan Muhammadiyah menjadi langkah strategis dalam upaya menumbuhkan kesadaran akan arti penting demokrasi, pemilu dan pemilihan kepada generasi zoomer yang saat ini masih berada dijenjang sekolah menengah atas baik itu SMA, SMK maupun MA. “Sekolah adalah ruang paling efektif untuk menanamkan pemahaman demokrasi sejak dini. Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan siswa tidak hanya menjadi pemilih, tetapi pemilih yang sadar dan terdata dengan baik,” ujar Ahmad Rofik. Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi Siti Nurhayati turut menambahkan, KPU telah menyiapkan berbagai layanan PDPB yang ramah bagi Generasi Zoomer. Pendekatan langsung ke sekolah-sekolah diharapkan lebih efektif untuk menjaring pelaporan data pemilih baru atau pemula yang telah memasuki usia 17 tahun. “Kami menggelar layanan Helpdesk PDPB, PDPB On The Spot, Kelas Data Pemilih, serta ajakan Cek DPT online, langsung ke sekolah-sekolah. Tujuannya mengerakkan siswa mengecek dan memastikan status data kepemilihannya sejak dini,” jelasnya. Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Magelang, Eko Moh Widodo, menyambut positif rencana kerjasama tersebut. Ia menjelaskan, dibawah naungan Ormas Muhammadiyah Kabupaten Magelang, ada 23 sekolah tingkat menengah atas, terdiri  14 SMA, 8 SMK, dan 1 MA, jumlah keseluruhan siswa 7.834 anak. “Kami mendukung penuh kegiatan KPU di masa non tahapan ini, karena sejalan dengan misi pendidikan Muhammadiyah dalam membentuk karakter siswa, termasuk kesadaran sebagai warga negara yang baik dalam kehidupan berdemokrasi,” ucapnya.(***/RED)

KPU Magelang PDPB On The Spot Ajak Siswa SMA Muhammadiyah Mungkid Cek DPT Online

KOTA MUNGKID_ KPU Kabupaten Magelang melalui layanan  PDPB On The Spot Tahun 2026, mengajak siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Mungkid yang merupakan calon pemilih pemula, untuk aktif cek mandiri DPT Online, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi PDPB Tahun 2026 yang menyasar sejumlah sekolah menengah atas di Kabupaten Magelang. Melalui kegiatan ini, siswa  diajak secara langsung mengecek kesesuaian data diri dalam daftar pemilih sekaligus mendapatkan edukasi kepemiluan. Ajakan Cek DPT Online memiliki tujuan meningkatkan kesadaran pemilih sejak dini, membantu mendeteksi potensi ketidaksesuaian data, serta meminimalisir kesalahan administrasi kepemiluan. Bagi siswa yang belum terdaftar atau memerlukan pembaruan data, Tim PDPB KPU Kabupaten Magelang bersama mahasiswa Untidar memberikan pendampingan langsung untuk melakukan pendaftaran dan pelaporan perubahan data secara daring melalui gawai masing-masing menggunakan tautan layanan yang telah disediakan. Kepala SMA Muhammadiyah Mungkid, Kholisah Lilis Setiyani, menyampaikan apresiasi atas PDPB On The Spot. “Kami menyambut baik kehadiran KPU di sekolah. Ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk memahami pentingnya data kepemiluan sekaligus menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini. Kegiatan seperti ini juga memperkaya wawasan siswa di luar pembelajaran kelas,” ungkapnya. Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati, menjelaskan bahwa pendekatan langsung ke lingkungan pendidikan menjadi langkah strategis dalam menjangkau pemilih muda. “PDPB On The Spot adalah upaya kami mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui gerakan Cek DPT, kami ingin membangun budaya sadar data dan partisipasi aktif dalam demokrasi,” jelasnya. Layanan PDPB On The Spot merupakan layanan langsung yang disediakan KPU di lokasi-lokasi strategis seperti kampus, sekolah, dan pusat keramaian, sehingga masyarakat dapat melaporkan perubahan data pemilih secara lebih mudah, cepat, dan efisien tanpa harus datang ke kantor KPU. PDPB On The Spot juga dimaksudkan untuk memudahkan akses layanan, mempercepat proses pelaporan perubahan data seperti pindah domisili, perubahan elemen data, maupun pendaftaran pemilih pemula, serta memperluas jangkauan pelayanan KPU secara proaktif.(***/RED)    

Pendidikan Pemilih Pemula Sasar Siswa Madrasah Aliyah, KPU Magelang Koordinasi Bersama Kemenag

KOTA MUNGKID_ Dalam rangka menyinergikan kegiatan Pendidikan Pemilih Pemula Berkelanjutan Tahun 2026 menyasar siswa Madrasah Aliyah (MA), KPU Kabupaten Magelang melakukan  koordinasi bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelang, Selasa (3/2/2026). Hanif Hanani Kepala Kemenag Kabupaten Magelang ketika menerima Ketua KPU Ahmad Rofik, anggota KPU Yohanes Bagyo Harsono dan Sekretaris KPU Ira Wahyu Catur K , menyampaikan dukungan penuh dan siap memberikan rekomendasi terkait nama-nama madrasah aliyah yang berpotensi sebagai lokus kegiatan pendidikan pemilih pemula. Ia yakin pendidikan pemilih pemula sangat bermanfaat untuk menumbuhkan  sikap peduli generasi muda akan arti pentingnya pemilu dan demokrasi secara luas. "Anak-anak usia sekolah menengah atas ini sedang dalam fase "semengit" (menjengkelkan-Red)  dalam istilah bahasa Jawanya. Mereka cenderung akan milih jalan-jalan ke parangtristis daripada disuruh nyoblos", seloroh Hanif Hanani menggambarkan fenomena apatisme generasi muda atau generasi zoomer terhadap pemilu saat ini. Ketua KPU Ahmad Rofik dalam pertemuan itu memaparkan sejumlah kegiatan edukasi pemilu dalam tiga format yang bisa dipilih pihak sekolah, masing-masing KPU Goes to School Pendampingan Pemilos, KPU Mengajar dan Outing Class ke Lorong Pintar Pemilu KPU Kabupaten Magelang. Ketiga kegiatan tersebut sama sekali tidak dikenakan biaya. (***/RED)  

KPU Magelang Ajak Siswa SMK Sanjaya Muntilan Peduli Data Pemilih

KOTA MUNGKID_ Tim PDPB KPU Kabupaten Magelang mengajak puluhan siswa kelas X dan XI SMK Sanjaya Muntilan untuk peduli data pemili sejak dini melalui sosialisasi Pemutakiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) secara langsung, Senin (2/2/2026), di Aula SMK Sanjaya Muntilan. Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati, sebagai pemateri menekankan pentingnya peran Generasi Zoomer atau Gen Z dalam menjaga akurasi data pemilih. Gen Z bukan hanya calon pemilih masa depan, tetapi juga agen informasi yang dapat membantu menyebarkan kesadaran tentang pentingnya memastikan apakah data diri sudah benar dalam daftar pemilih. “Pemilih muda harus peduli, karena data pemilih yang akurat adalah fondasi demokrasi yang berkualitas. Jangan menunggu pemilu pembaruan data bisa dilakukan sekarang melalui PDPB,” ujarnya. Sosialisasi PDPB KPU Kabupaten Magelang Tahun 2026 kali ini juga melibatkan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tidar Magelang yang sedang magang di Sekretariat  KPU Kabupaten Magelang. Mereka turut aktif terlibat dalam jalannya kegiatan, mulai dari memandu berlangsungnya  acara dan permainan, hingga mendampingi siswa dalam sesi praktik pengecekan data pemilih. Kegiatan Sosialisasi PDPB juga dikemas interaktif melalui permainan edukatif “Fakta atau Hoaks” seputar isu data pemilih. Siswa tampak antusias mengikuti permainan yang bertujuan meningkatkan literasi informasi sekaligus melatih kemampuan memilah informasi benar dan tidak benar terkait kepemiluan. Dalam kegiatan tersebut, KPU Kabupaten Magelang juga membagikan brosur PDPB kepada para siswa sebagai bahan informasi yang dapat dipelajari kembali secara mandiri. Melalui sosialisasi PDPB ini, siswa juga  diajak mengecek langsung nama masing-masing sudah terdaftar atau belum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu/Pemilihan  melalui laman cekdptonline.go.id. Bagi siswa yang belum terdaftar atau menemukan ketidaksesuaian data pemilih, KPU Kabupaten Magelang memfasilitasi layanan Lapor PDPB melalui  tautan (link) khusus yang telah disiapkan, untuk mempermudah pemilih pemula proaktif memperbarui data. Aditya, salah seorang siswa  mengaku senang dengan metode sosialisasi yang dikemas santai dan interaktif. “Ternyata urusan data pemilih itu penting dan bisa dicek sendiri. Games tadi juga membuat kami jadi lebih paham informasi yang benar dan hoaks,” ungkapnya. Guru pendamping Tri Sumardi turut menyampaikan apresiasi atas kegiatan Sosialisasi PDPB ke sekolah-sekolah. “Kegiatan ini tentu sangat bermanfaat bagi siswa sebagai pemilih pemula. Setidaknya mereka akhirnya  memiliki pengetahuan  akan pentingnya hak dan tanggung jawab warga negara  dalam demokrasi,” tuturnya. (***/RED)

Masuki Masa Non Tahapan, Saatnya KPU Evaluasi dan Penyegaran Sumberdaya

KOTA MUNGKID_Pasca penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada (Pemilihan) Tahun 2024, lembaga KPU termasuk KPU Kabupaten Magelang kini mulai memasuki  masa-masa non tahapan. Pada masa-masa inilah, penting untuk melakukan evaluasi sekaligus menyegarkan kembali sumberdaya lembaga, agar pada saat memasuki tahapan pemilu dan pemilihan mendatang, KPU  sudah kembali siap melaksanakan tugasnya. “Hal yang masih kurang kita evaluasi, yang bagus kita tingkatkan. Hal-hal yang menghambat, cari akar persoalannya. Bila sudah menemukan, kita upayakan penyelesaiannya,”ucap Nurul Ekawati, Ketua Divisi Teknis KPU Kabupaten Magelang, saat memberikan amanat pembina apel rutin Senin pagi,  Senin (2/2/2026), dengan peserta komisioner, sekretaris, serta seluruh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Magelang. “Diawal pekan ini, mari kita berdoa bersama, agar perjalanan kita mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan selanjutnya, selalu dibimbing dan dilindungi Yang Maha Kuasa,” pungkasnya. (***/RED)

Tim Helpdesk Layanan PDPB KPU Magelang Terima Laporan Pemilih Baru Siswa PKL

KOTA MUNGKID_Tim Helpdesk Layanan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) KPU Kabupaten Magelang menerima langsung laporan dua pemilih baru (pemula), Devia Zazabella dan Rizky Arvian, siswa SMK Ma’arif Kota Magelang yang merupakan warga Kabupaten Magelang berdomisili di Desa Prajegsari dan Desa Bawang, Kecamatan Tempuran, keduanya  saat ini tengah melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Sekretariat KPU Kabupaten Magelang. Devia telah genap berusia 17 tahun pada Desember 2025, sedangkan Rizky akan genap berusia 17 tahun bulan Maret 2026. Dua siswa PKL ini diterima petugas Helpdesk Layanan PDPB untuk memastikan dirinya terdaftar sebagai pemilih baru untuk Pemilu Tahun 2029, di ruang layanan PDPB kantor KPU, Jumat (30/1/2025). Menurut penuturan Devia Zazabella, ia mendapatkan informasi tentang layanan Helpdesk  PDPB  selama menjalani PKL di KPU. “Karena sedang PKL di KPU, kami jadi tahu ada layanan PDPB. Saya ingin juga ingin tahu apakah  nama saya sudah terdaftar dan nanti bisa ikut memilih saat pemilu.” tuturnya. Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati, menyambut baik laporan dua pelajar tersebut. Ia menyebut hal ini sebagai sinyal positif untuk mencetuskan tumbuhnya kesadaran berdemokrasi dikalangan generasi muda.                                                        . “Ini dapat menjadi contoh baik agar generasi muda memiliki awareness atau kesadaran pribadi akan arti pentingnya hak pilih sebagai bagian dari tanggung jawab warga negara. Layanan PDPB memang kami buka seluas-luasnya agar masyarakat termasuk pemilih pemula mudah mengurus pendaftaran maupun perubahan data pemilih baik secara langsung di kantor KPU maupun secara daring. Khusus Rizky, kami sarankan segera melakukan perekaman KTP-el di kantor Disdukcapil atau melalui layanan Disdukcapil di kecamatan,” ujarnya. (***/RED)