KOTA MUNGKID_ Fokus pada akurasi data dan tingkat partisipasi pemilih disabilitas, Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik menegaskan, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) menjadi agenda mendesak untuk memastikan warga disabilitas terdaftar secara akurat dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap). Hal itu disampaikannya dalam forum audiensi strategis dengan M.Taufik Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA didampingi Sekretaris Dinsos Dian Hermawan, Dermawan Kabid Rehabilitasi Sosial, dan Nanik Kabid PPPA. Pertemuan digelar dalam rangka menyinergikan data pemilih serta program pemberdayaan pemilih disabilitas dan perempuan, Senin (6/4/2026), di kantor Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang. "Sinergi ini bukan sekadar pertukaran data di atas kertas. Kami ingin memastikan data disabilitas ini 'by name by address' agar pada saat hari pemungutan suara, KPU dapat menyediakan fasilitas TPS yang benar-benar aksesibel sesuai kebutuhan mereka dan tingkat partisipasinya semakin meningkat,"ucap Rofik. Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Siti Nurhayati, yang turut mendampingi ketua KPU Ahmad Rofik dalam pertemuan itu menambahkan bahwa perempuan dan penyandang disabilitas merupakan pilar penting dalam peningkatan partisipasi masyarakat. "Kami tidak hanya bicara angka, tapi juga kualitas partisipasi. Bersama Dinsos, kami akan merancang kegiatan sosialisasi yang menyasar kelompok-kelompok pendamping disabilitas dan komunitas perempuan agar mereka lebih melek politik dan memahami hak-haknya," urai Siti. Menanggapi pernyataan KPU, M. Taufik menyatakan, Dinsos hingga tingkat pendamping lapangan senantiasa siap mendukung program kerja KPU dalam melakukan verifikasi data maupun penggerakan massa untuk sosialisasi. "Dinsos memiliki jejaring yang bersentuhan langsung dengan kelompok rentan. Potensi ini sangat besar jika dikolaborasikan dengan KPU untuk menciptakan pemilu yang lebih humanis dan merata bagi seluruh warga Magelang," tegas Taufik. Pertemuan audiensi yang juga dihadiri Sekretaris KPU Ira Wahyu Catur ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk segera menyusun langkah teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan, termasuk jadwal program sosialisasi bersama.(***/RED)