Berita Terkini

Lanjut Coktas Serentak Tahap 2, KPU Magelang Kembali Pastikan Akurasi Data Pemilih Lanjut Usia

KOTA MUNGKID_KPU Kabupaten Magelang melanjutkan pelaksanakan Pencocokan dan Penelitian (Coktas) Serentak Tahap 2 bagi pemilih yang berusia di atas 100 tahun,  Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini tersebar di enam (6)  kecamatan, yaitu Mertoyudan, Sawangan, Muntilan, Secang, Dukun, dan Bandongan, dengan titik lokasi 15 desa. Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang terus dilakukan secara faktual untuk menjamin data pemilih selalu akurat dan mutakhir. “Coktas bagi pemilih lanjut usia, terutama yang berusia di atas 100 tahun, merupakan langkah penting memastikan data kepemiluan benar-benar sesuai kondisi di lapangan. Kami ingin memastikan tidak ada data ganda, pemilih tidak memenuhi syarat, atau perubahan status kependudukan yang terlewat,” ujarnya. Pelaksanaan Coktas Serentak Tahap 2 ini juga diawasi langsung Bawaslu Kabupaten Magelang, sebagai bentuk sinergi antar penyelenggara pemilu dalam menjaga integritas dan validitas data pemilih. Dalam kegiatan tersebut, Tim Coktas KPU menemukan adanya pemilih bernama Minrejo, warga Dusun Nglulang, Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, yang telah meninggal dunia pada bulan Agustus lalu. Informasi ini disampaikan oleh anak almarhum, Lasiyem, kepada petugas. “Bapak saya, Mbah Minrejo, memang dulu masih tercatat sebagai pemilih, tapi beliau sudah meninggal dunia bulan Agustus kemarin. Kami berterima kasih karena datanya segera diperbarui,” ungkapnya. Salah satu pemilih berusia di atas 100 tahun yang dikunjungi Tim Coktas KPU, Saminah (103), warga Dusun Malang, Desa Soronalan, Kecamatan Sawangan, mengaku senang atas kunjungan tersebut “Mbah sudah tua, tapi seneng masih diingat jadi pemilih. Semoga pemilu bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak,” tuturnya dalam bahasa Jawa. Kepala Desa Soronalan Prabowo,  mengapresiasi langkah KPU dalam memastikan validitas data hingga ke tingkat desa. “Kami menyambut baik kegiatan ini. Kehadiran petugas KPU yang turun langsung ke rumah warga lansia seperti Mbah Saminah menunjukkan kesungguhan dalam menjaga data pemilih agar tetap akurat dan terpercaya,” ujarnya.(***/RED)  

KPU Magelang Kukuhkan Relawan PDPB Dapil Magelang 3

KOTA MUNGKID_KPU Kabupaten Magelang  kembali menggelar pengukuhan lima belas Relawan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Daerah Pemilihan Magelang 3 yang merupakan mantan badan adhoc penyelenggara Pilkada 2024, meliputi Kecamatan Kaliangkrik, Bandongan, dan Windusari, bertempat di Aula Kecamatan Bandongan, Selasa (21/10/2025). Pengukuhan Relawan PDPB ini merupakan satu rangkaian dalam kegiatan Sosialisasi PKPU NOmor 1 Tahun 2025 tentang PDPB. Pengukuhan relawan ini diharapkan mampu menjadi ujung tombak, membantu KPU Kabupaten Magelang memastikan keakuratan dan keberlanjutan data pemilih di wilayah Dapil Magelang 3. Seusai  pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Relawan PDPB oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati. Ia menegaskan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab moral relawan dalam menjalankan tugas di lapangan. “Relawan PDPB adalah wajah kehadiran KPU di masyarakat. Setiap data yang dikumpulkan adalah bagian dari tanggung jawab besar untuk mewujudkan demokrasi berbasis data akurat,” tegasnya. Rangkaian kegiatan hasil kolaborasi KPU dan Bakesbanpol ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Magelang, M. Taufik. Dalam sambutannya ia  menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyelenggara pemilu dalam menjaga kualitas demokrasi. “Validitas data pemilih adalah pondasi demokrasi yang kuat. Kesbangpol siap bersinergi dengan KPU untuk memastikan setiap warga tercatat dengan benar dan memiliki hak politik yang terlindungi,” ujarnya. Acara ini sekaligus mengundang  tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, serta penyandang disabilitas, sebagai wujud partisipasi lintas elemen masyarakat dalam mewujudkan pemilu yang inklusif. Sebelum pengukuhan, para peserta mendapatkan Sosialisasi PKPU Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Data Pemilih, menghadirkan dua orang  narasumber, Praktisi Pemilu Dwi Endys Mindarwoko dan Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Sakir. Dalam paparannya, Dwi Endys Mindarwoko menekankan bahwa keberadaan relawan PDPB merupakan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan data pemilih. “Pemutakhiran data bukan hanya kegiatan administratif, melainkan gerakan moral untuk menjamin hak pilih warga negara tetap terjaga,” terangnya. Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Sakir, dalam materinya memberikan apresiasi atas sinergi KPU dan Bakesbangpol dalam memperkuat basis data pemilih. “Demokrasi yang sehat berawal dari data yang benar. Relawan PDPB menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap suara rakyat tidak hilang karena persoalan administrasi,” tuturnya.(***/RED)  

Dokumentasikan Pembelajaran Pilkada 2024, KPU RI Apresiasi KPU Magelang

KOTA MUNGKID – KPU Republik Indonesia mengapresiasi KPU Kabupaten Magelang atas pendokumentasian pembelajaran Pilkada 2024. Selain Magelang, hanya ada beberapa KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah dan Indonesia saja, yang mendapatkan apresiasi ini. Beberapa KPU yang lain, belum mampu membuat dan mendokumentasikan gelaran Pilkada 2024 kemarin, seperti yang diharapkan KPU RI. “Kami apresiasi atas segala upaya yang dilakukan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota yang membuat dan mendokumentasikan segala hal yang muncul di Pilkada 2024 kemarin. Bahkan ada KPU provinsi yang membuat buku semi novel, judulnya kalau tidak salah tentang ombak dilaut utara. Kalau tidak salah, yang membuat ini KPU Provinsi Jawa Tengah,” kata Ketua KPU RI, Afifudin, dalam sambutannya pada malam penghargaan KPU Provinsi/KIP Aceh yang telah mendokumentasikan pembelajaran Pilkada Tahun 2024, Sabtu (18/10/2025) yang digelar secara hybrid kemarin. Dalam kesempatan itu, KPU RI hanya mengapresiasi beberapa KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU Kabupaten/Kota saja. Untuk penghargaan ini, KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang paling banyak mendapatkan apresiasi, dari 35 Kabupaten/Kota, ada 16 yang mendapatkan. Meliputi KPU Kabupaten Magelang, KPU Klaten, KPU Grobogan, KPU Semarang, KPU Karanganyar, KPU Jepara, KPU Kudus, KPU Banyumas, KPU Kota Semarang, KPU Pemalang, KPU Kota Surakarta, KPU Demak, KPU Sukoharjo dan KPU Wonogiri. KPU Kota Pekalongan, KPU Kabupaten Pati.  Selain itu juga ada KPU Kota Cilegon, Tasikmalaya, Kota Depok, KPU Kota Kediri, KPU Kota Blitar, KPU Bondowoso, KPU Lamongan, KPU Jember, KPU Kota Madiun, KPU Sidoarjo, KPU Kota Malang, KPU Probolinggo, KPU Pacitan, KPU Mojokerto, KPU Sekadau, KPU Lampung Timur dan KPU Lampung Barat, KPU Kota Mataram, KPU Kabupaten Ngada, KPU Kabupaten Pegunungan Arfak, KPU Kabupaten Luwu Utara dan lainnya.      “Apresiasi yang diberikan KPU RI ini, semoga memotivasi KPU Kabupaten/Kota lain yang lain di Jawa Tengah. Harapan kami, pada Pemilu dan Pemilihan kedepan, semakin banyak KPU Kabupaten/Kota yang mendokumentasikan dalam sebuah buku,” kata Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat, KPU Provinsi Jawa Tengah, Akmaliyah. Terpisah, seusai mengikuti jalannya malam penghargaan secara virtual melalui zoom meeting, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Magelang, Yohanes Bagyo Harsono mengatakan, pada Pemilu dan Pilkada 2024 kemarin, selain aktif mengoptimalkan media social dan website untuk menyebarluaskan informasi, pihaknya juga membuat tujuh buku. Selain tentang laporan kinerja, info grafis dan laporan angka-angka, juga buku berisi tentang cerita-cerita unik dan menarik yang dialami jajarannya.  Beberapa buku yang ditulis itu, meliputi Kumpulan Cerita-cerita Pemilu 2024 berjudul “Pemilu Itu Asyik …” dan Kumpulan Cerita-cerita Pilkada 2024, berjudul “Becik lan Nyenengke”. Dua buku ini, seluruh penulisnya adalah Badan Ad Hoc mulai dari PPK dan PPS khususnya oleh di Divisi Sosdiklih dan Parmas. Kemudian, buku berjudul “Perjalanan Panjang Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Magelang”, “Sirekap Dalam Angka dan Cerita, “Story Telling Data Pemilih Pemilihan 2024” dan “Infografis Pemilihan 2024 Magelang Memilih”. “Melalui buku-buku ini, diharapkan semakin melengkapi literasi masyarakat tentang kepemiluan. Diharapkan pula, melalui buku-buku ini masyarakat juga memiliki gambaran tentang proses dan dinamika yang terjadi selama Pemilu dan Pilkada 2024, sehingga tidak ada lagi “jarene” atau katanya, tapi sudah dapat dibuktikan dengan membaca buku-buku tersebut,” pungkasnya. (***/RED

Saatnya KPU Manfaatkan Teknologi AI Untuk Tingkatkan Efisiensi dan Kualitas Kerja

KOTA MUNGKID_Anggota KPU RI sekaligus Ketua Divisi Data dan Informasi Betty Epsilon Idroos, mengatakan ditengah pesatnya perkembangan teknologi digital, sudah saatnya  memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intellegence/AI)  untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas kerja di lingkungan KPU. “Kita perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pekerjaan di KPU semakin cepat, akurat, dan efisien. Kecerdasan buatan bukan untuk menggantikan manusia, tetapi untuk membantu kita bekerja lebih cerdas dan produktif,” ujar Betty saat membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) “Kerja Cerdas Meningkatkan Produktivitas Menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)” yang diselenggarakan KPU RI, Jumat (17/10/2025). Acara ini diikuti  seluruh satuan kerja KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota seluruh Indonesia, termasuk KPU Kabupaten Magelang secara virtual melalui zoom meeting. Kegiatan bimtek ini  menghadirkan praktisi IT dari AI & Enterprise Cloud Architect, Arief Pribadi. Arief menjelaskan berbagai penerapan kecerdasan buatan di dunia kerja modern dan bagaimana teknologi tersebut dapat membantu meningkatkan efektivitas serta ketepatan dalam pengambilan keputusan berbasis data.  Sebelumnya, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Setjen KPU RI, Mashur Sampurna Jaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU RI untuk memperkuat kompetensi digital jajaran KPU di seluruh Indonesia.  “Melalui seri webinar ini,  kita ingin membangun budaya kerja berbasis inovasi dan teknologi. Setiap Jumat akan ada tema berbeda yang relevan dengan kebutuhan peningkatan kompetensi jajaran KPU di seluruh Indonesia,” ungkap Mashur. Terpisah, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Magelang Siti Nurhayati, seusai mengikuti bimtek tersebut secara daring di ruang rapat kantor KPU Magelang, menilai kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan dan keterampilan digital bagi jajaran KPU daerah.  “Bimtek ini dapat memberikan gambaran jelas tentang bagaimana teknologi AI dapat membantu mempercepat pekerjaan dan meningkatkan akurasi data. Ke depan, hasil pembelajaran ini akan kami implementasikan dalam pengelolaan data pemilih dan pelayanan informasi agar lebih cepat, tepat, dan responsif,” ucapnya.(***/RED)

Secara Kuantitas, Partispasi Pemilih Dilihat Dari Kehadiran Pemilih di TPS

KOTA MUNGKID_Tingkat partisipasi dalam pemilu dan pemilihan secara kuantitas dapat dilihat dari tingkat kehadiran pemilih di TPS saat hari pemungutan suara. Meskipun sejatinya partisipasi pemilih juga harusnya dilihat dari sisi lain seperti bagaimana pemilu atau pemilihan itu menghasilkan pemimpin yang berkualitas. “Secara kuantitas, KPU Kabupaten Magelang  mencatat beberapa TPS di Desa Ngawonggo pada saat pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 tingkat kehadiran pemilih di TPS ada yang berada dibawah angka 70 %”, terang Ahmad Rofik Ketua KPU Kabupaten Magelang saat memberikan materi tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam pemilu dan pemilihan dalam kegatan KPU Sambang Ndeso Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan, Jumat (17/10/2025), di Gedung Kesenian Desa Ngawonggo Kecamatan Kaliangkrik. Kegiatan yang terselenggara berkat kerjasama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan KPU Kabupaten Magelang ini, peserta kegiatan melibatkan unsur masyarakat Desa Ngawonggo, mulai dari perangkat desa, pengurus BPD, tokoh masyarakat dan agama, tokoh pemuda/karangtaruna, PKK, marginal serta disabilitas di Desa Ngawonggo. Djelaskan Ahmad Rofik, Desa Ngawonggo menjadi titik lokasi sasaran kegiatan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan KPU Kabupaten Magelang karena sesuai data KPU, pada Pilkada 2024, partisipasi di desa yang berada di lereng Gunung Sumbing ini masih berada dibawah angka 77,5% target tingkat partisipasi pemilih yang dipatok oleh Komisi Pemilihan Umum RI dan Pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah. Narasumber lain  Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir dalam forum itu menyoroti tentang bagaimana peran masyarakat dalam sebuah negara demokrasi. Peserta kegiatan juga menjadikan sesi ini menjadi medium menyampaikan aspirasi akar rumput kepada pimpinan DPRD yang berasal dari PDIP ini Turut membekali peserta KPU Sambang Ndeso tentang tangkal hoax, Nada Nur Aghnia dari Mafindo Magelang Raya. Nada menjelaskan tentang bagaimana masyarakat perlu memahami apa itu berita hoax sehingga tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang viral. (***/RED)

KPU Magelang Kukuhkan 15 Relawan PDPB Dapil Magelang 2

 KOTA MUNGKID_Sebanyak 15 orang relawan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Magelang 2 masing-masing Kecamatan Salaman, Tempuran, dan Kajoran resmi dikukuhkan KPU Kabupaten Magelang, Kamis (16/10/2025) di Balai Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman. Pengukuhan ini merupakan satu rangkaian dengan kegiatan Sosialisasi PKPU Nomor 1 Tahun 2025 dengan tema  Kolaborasi untuk Data Pemilih Akurat Menuju Pemilu yang Berkualitas, yang terselenggara atas kerjasama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik bersama KPU Kabupaten Magelang. Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir dan Praktisi Pemilu Wardoyo hadir sebagai narasumber. Acara ini diikuti  relawan PDPB yang juga merupakan mantan badan adhoc penyelengara pemilu dan pemilihan tingkat kecamatan (PPK) di wilayah Dapil Magelang 2. Turut hadir  Forkopimcam Salaman, Camat Kajoran, tokoh pemuda, perempuan, serta unsur masyarakat lainnya dari Dapil Magelang 2. Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati, memberikan materi tentang “Bersama Relawan PDPB Wujudkan Data Pemilih yang Akurat”. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara relawan dan KPU dalam memastikan data pemilih yang mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan. “Relawan PDPB menjadi ujung tombak edukasi dan penyampai pesan pentingnya akurasi data pemilih di tengah masyarakat,” ujarnya. Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik saat memberikan sambutan pembukaan, menyampaikan relawan PDPB memiliki peran strategis dalam menjaga keakuratan data pemilih secara berkelanjutan. “Keterlibatan masyarakat melalui relawan PDPB adalah bentuk nyata partisipasi publik dalam menjaga hak pilih. KPU tidak bisa bekerja sendiri, karena demokrasi yang kuat dibangun bersama,” tegasnya. Dalam forum yang sama,Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Sakir, memberikan apresiasi atas langkah KPU dalam mengukuhkan relawan PDPB di setiap  daerah pemilihan. “Upaya ini sangat penting karena kualitas pemilu sangat ditentukan oleh kualitas data pemilih. DPRD tentu mendukung penuh langkah KPU dalam memperkuat partisipasi masyarakat melalui relawan PDPB,” ungkapnya. Senada, Praktisi Pemilu Wardoyo menyatakan keberadaan relawan PDPB merupakan elemen penting dalam menciptakan data pemilih valid. “Pemilu yang baik berawal dari data yang akurat. Relawan menjadi jembatan antara masyarakat dan penyelenggara pemilu untuk memastikan setiap warga terdata dengan benar,” katanya.(***/RED)