Berita Terkini

Langkah Transparansi, KPU Magelang Serahkan Enam Edisi Buletin SiData kepada Bawaslu

KOTA MUNGKID_ KPU Kabupaten Magelang membuka tahun 2026 dengan langkah transparansi melalui penyerahan Buletin SiData Edisi 01 sampai dengan Edisi 06 kepada Bawaslu Kabupaten Magelang. Penyerahan tersebut dilakukan dalam kegiatan koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Senin ( 12/1/2026), di Kantor Bawaslu Kabupaten Magelang. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik, bersama Anggota KPU Kabupaten Magelang Siti Nurhayati selaku Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Yohanes Bagyo Harsono selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, serta Anas Khoirudin selaku Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, didampingi Kasubbag Rendatin dan jajaran staf Divisi Rendatin KPU Kabupaten Magelang. Rombongan KPU diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Habib Soleh, para Anggota Bawaslu, dan jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Magelang. Penyerahan enam edisi Buletin SiData ini menjadi simbol komitmen KPU Kabupaten Magelang dalam mengedepankan keterbukaan dan akuntabilitas pada kerja-kerja pemutakhiran data pemilih. Buletin tersebut memuat proses, capaian, serta dinamika pelaksanaan PDPB yang telah dilakukan KPU secara berkelanjutan. Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik, menegaskan bahwa koordinasi dan keterbukaan di awal tahun merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas data pemilih sejak dini. “Koordinasi dengan Bawaslu di awal tahun ini menjadi langkah strategis bagi KPU untuk memastikan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan berjalan sejak awal secara tertib, transparan, dan terawasi. Kami ingin seluruh potensi persoalan data bisa dideteksi dan dicegah lebih dini, sehingga ketika memasuki tahapan pemilu, data pemilih sudah berada pada kondisi yang lebih siap dan kredibel,” ujar Ahmad Rofik. Sementara itu, Siti Nurhayati, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Magelang, menegaskan bahwa Buletin SiData merupakan wujud nyata keterbukaan KPU dalam pengelolaan data pemilih. “Penyerahan Buletin SiData ini merupakan bentuk keterbukaan KPU dalam kerja-kerja pemutakhiran data pemilih. Melalui enam edisi Buletin SiData yang kami serahkan, Bawaslu dapat melihat proses, capaian, sekaligus dinamika PDPB secara utuh, sehingga pengawasan dapat dilakukan sejak data dibangun, bukan setelah data bermasalah,” jelasnya. Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Habib Soleh, menyambut positif langkah KPU dan menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga di tahun non-tahapan. “Sinergi dan kolaborasi antara Bawaslu dan KPU perlu terus dilanjutkan. Tahun 2026 yang merupakan tahun non-tahapan justru harus diisi dengan kegiatan-kegiatan positif yang memperkuat tata kelola kepemiluan, salah satunya melalui pengawalan dan penguatan kualitas data pemilih,” tegas Habib Soleh.(***/RED)  

Inovasi E-Buletin SiData Tarik Minat Mahasiswa Magang Fisip Untidar

KOTA MUNGKID_ Inovasi E-Buletin SiData sebagai media literasi dan publikasi data pemilih yang diterbitkan secara KPU Kabupaten Magelang secara berkala rupanya menarik minat mahasiswa Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tidar (Untidar) yang tengah menjalani program magang selama satu bulan di Sekretariat KPU Kabupaten Magelang. Ketertarikan mereka terlihat saat  diskusi bersama anggota KPU  Kabupaten Magelang sekaligus Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Siti Nurhayati, Jumat, (9/1/2026). Dalam diskusi itu, mereka mencari tahu dan menggali konsep, tujuan, serta proses pengelolaan E-Buletin SiData yang menjadi salah satu inovasi komunikasi publik KPU Kabupaten Magelang dalam menyampaikan informasi kepemiluan dan data pemilih kepada masyarakat secara terfokus dan berkala. Siti Nurhayati menjelaskan E-Buletin SiData hadir sebagai upaya KPU Kabupaten Magelang untuk menjembatani data teknis kepemiluan dengan kebutuhan informasi publik yang mudah dipahami, khususnya generasi muda. “Melalui E-Buletin SiData, KPU ingin data pemilih tidak hanya menjadi arsip internal, tetapi juga menjadi sumber literasi publik. Dengan kemasan yang visual dan naratif, masyarakat dapat lebih mudah memahami proses pemutakhiran data pemilih dan pentingnya akurasi data bagi kualitas demokrasi,” ujar Siti Nurhayati. Dia berharap mahasiswa magang FISIP Untidar bisa memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan data pemilih dan inovasi komunikasi publik, sekaligus mendukung upaya KPU Kabupaten Magelang dalam memperkuat transparansi, literasi data, dan partisipasi masyarakat dalam demokrasi Novita Putri Aulia, salah seorang mahasiswa magang berpendapat E-Buletin SiData memberikan perspektif baru bagi mahasiswa dalam memahami pengelolaan data kepemiluan. “Lewat E-Buletin SiData, kami tidak hanya melihat angka, tetapi juga proses dan cerita di balik data. Ini membantu kami memahami bagaimana KPU menjaga validitas dan akurasi data pemilih,”ucap Novita. Senada Aulia Pusfita Dewi menilai E-Buletin SiData merupakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan komunikasi publik saat ini. “Dalam tugas magang dari kampus, kami diminta mempelajari inovasi layanan informasi publik. E-Buletin SiData menurut kami sangat menarik karena mampu mengemas data menjadi informasi yang edukatif dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.(***/RED) .  

KPU Magelang Inisiasi Kelas Demokrasi Bagi Mahasiswa Magang

KOTA MUNGKID_Memasuki Tahun 2026, untuk pertama kalinya KPU Kabupaten Magelang menginisiasi forum diskusi “Kelas Demokrasi“ bagi mahasiswa yang tengah melaksanakan tugas magang di Sekretariat KPU Kabupaten Magelang. Forum diskusi ini sesuai rancangan diselenggarakan satu pekan sekali setiap hari Rabu. Tampil sebagai pemateri satu orang anggota KPU setiap pekannya dengan materi sesuai tugas pokok divisinya masing-masing. Ketua KPU Ahmad Rofik yang berkesempatan mengawali pertama kali sebagai pemateri Kelas Demokrasi, Rabu (7/1/2026), di Ruang Rapat KPU, menyampaikan materi tata kelola logistik pemilu/pemilihan didepan mahasiswa magang dari FISIP dan FE Untidar Magelang. Dijelaskannya, dalam pengelolaan logistik pemilu maupun pemilihan, KPU memegang prinsip Presisi di setiap tahapan, termasuk  cermat dalam pencatatan saat memasuki proses sortir dan lipat surat suara hingga pengepakannya kedalam kotak suara sebelum didistribusikan ke seluruh TPS. Selain itu disiplin di tiap proses juga diperlukan, karena apabila satu tahapan pengelolaan logistik sudah terlewati, akan makin rumit pengecekannya. Oleh karena itu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) diberikan tugas mengawasi proses sortir, lipat, hitung dan seting surat suara sesuai kebutuhan TPS di wilayahnya masing-masing.“PPK harus mengawasi secara presisi (jumlah) surat suara yang akan dimasukkan dalam Sampul Surat Suara  per TPS”, Ungkapnya.(***/RED)        

Mahasiwa Administrasi Negara FISIP Untidar Magang di Sekretariat KPU Magelang

KOTA MUNGKID - Novita Putri Alifia, Ananda Putri Haryanti, Widya Ajeng Prahesti dan Aulia Pusfita, keempatnya adalah mahasiswa dari Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Tidar Magelang. Sesuai jadwal yang telah diajukan, mereka akan melaksanakan magang di Sekretariat KPU Kabupaten Magelang selama satu bulan mulai tanggal 5 Januari hingga 6 Februari 2026. “Terima kasih kepada jajaran KPU Kabupaten Magelang, yang selama ini telah menerima mahasiswa kami dengan baik. Dan saat ini, kami kembali mengirimkan empat mahasiswa untuk melaksanakan magang disini lagi. Semoga mereka bisa mendapatkan ilmu dan belajar dengan baik,” kata RM Mahendradi, dosen pembimbing lapangan saat mendampingi 4 mahasiswa bimbingannya bertemu pimpinan KPU  pada hari pertama magang. Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik saat menerima mereka berharap, kerjasama yang sudah terjadi antara Universitas Tidar Magelang dan KPU Kabupaten Magelang, dapat terus terjalin dengan baik. “Pada prinsipnya, kami terima kasih sudah dipercaya Universitas Tidar untuk tempat magang mahasiswanya. Semoga jalinan kerjasama ini, bisa terus terjalin dengan baik,” katanya. Novita Putri, salah satu mahasiswa magang mengatakan, jika tujuan yang ingin dirinya capai, salah satunya adalah memahami bagaimana teori administrasi negara yang dipelajari di kampus, diterapkan dalam praktik kerja nyata, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu dan tata kelola pemerintahan.Selain itu, dirinya juga ingin mengembangkan kemampuan profesional seperti administrasi, komunikasi, dan kerja sama tim yang berguna untuk persiapan karir ke depan. “Yang terpenting, kami berharap bisa memberikan kontribusi terbaik untuk membantu kelancaran tugas-tugas di KPU Kabupaten Magelang,” ujarnya. Ketika ditanya mengapa memilih magang di KPU, ia menjawab karena lembaga ini memiliki peran strategis dalam menjaga demokrasi di Indonesia. “Sebagai mahasiswa Administrasi Negara, kami ingin belajar langsung bagaimana proses pemilu diselenggarakan dan memahami sistem birokrasi pemerintahan. Kami juga tertarik untuk mempelajari manajemen data dan administrasi kepemiluan yang kompleks. Kabupaten Magelang yang beragam kondisinya juga memberi kesempatan untuk memahami tantangan nyata di lapangan, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan,” ungkapnya. (***/RED)

Tutup Tahun 2025, KPU Magelang Gelar Evaluasi Capaian Kinerja

  KOTA MUNGKID_ Menutup seluruh pelaksanaan program kegiatan tahun 2025, KPU Kabupaten Magelang menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Capaian Kinerja Tahun 2025,  Rabu (31/12/2025), di Aula Kantor KPU Kabupaten Magelang. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta pematangan perencanaan kinerja ke depan.Rapat koordinasi dibuka  oleh Ketua KPU Ahmad Rofik didampingi 4 anggota KPU lainnya, serta dihadiri sekretaris beserta jajaran sekretariat KPU Kabupaten Magelang. Ahmad Rofik, dalam arahannya menegaskan bahwa evaluasi kinerja merupakan bagian penting dari upaya menjaga profesionalitas dan akuntabilitas lembaga. Menurutnya, evaluasi tidak hanya berfokus pada capaian target, tetapi juga pada kualitas proses dan sinergi kerja antarbagian. “Rapat evaluasi ini menjadi momentum refleksi bersama untuk menilai capaian kinerja sepanjang tahun 2025, sekaligus menyusun langkah perbaikan dan perencanaan yang lebih matang agar kinerja KPU Kabupaten Magelang ke depan semakin optimal,” ujarnya. Ia menambahkan soliditas antara komisioner dan sekretariat menjadi kunci utama dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi KPU, khususnya dalam menghadapi agenda kepemiluan dan tahapan pascapemilu. Dalam forum yang sama anggota KPU Kabupaten Magelang sekaligus Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Siti Nurhayati, menyampaikan evaluasi kinerja juga diarahkan untuk memastikan keberlanjutan program perencanaan serta pengelolaan data yang berkualitas. “Evaluasi ini penting untuk memastikan seluruh proses perencanaan dan pengelolaan data pemilih telah berjalan secara sistematis, akurat, dan berkelanjutan, sebagai dasar penguatan kualitas demokrasi di Kabupaten Magelang,” jelas Siti Nurhayati. Dalam rapat koordinasi tersebut, masing-masing divisi dan bagian menyampaikan paparan terkait pelaksanaan program kerja, dukungan kesekretariatan, pengelolaan administrasi, serta optimalisasi anggaran dan sumber daya manusia. Seluruh catatan dan rekomendasi hasil evaluasi dihimpun sebagai bahan penyempurnaan perencanaan dan peningkatan kinerja pada tahun berikutnya.(***/RED)  

Buletin SiData, Bukti KPU Magelang Terus Berupaya Sajikan Informasi Pemilu Terfokus Berkala

KOTA MUNGKID_Sepanjang tahun 2025, KPU Kabupaten Magelang telah menerbitkan enam edisi Buletin SiData (Siaran Informasi Data Pemilih) yang terbit secara rutin setiap bulan, mulai dari Edisi 01 hingga Edisi 06. Hal ini menjadi bukti KPU terus berupaya sajikan informasi pemilu terfokus berkala, sekaligus sebagai pengejawantahan tagar #KPUMelayani.  Buletin SiData hadir sebagai media informasi publik yang menyajikan berbagai perkembangan dan capaian Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Dengan mengusung tagline “Membuka Akses, Menjaga Akurasi, Menyalakan Partisipasi”, Buletin SiData menjadi sarana komunikasi strategis KPU Kabupaten Magelang dalam membangun kesadaran dan keterlibatan masyarakat terhadap pentingnya kualitas data pemilih. Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofiq, menyampaikan bahwa penerbitan Buletin SiData merupakan langkah nyata untuk menghadirkan informasi kepemiluan yang terbuka dan mudah diakses oleh masyarakat. “Melalui Buletin SiData, kami ingin masyarakat tidak hanya menerima informasi, tetapi juga terlibat aktif dalam menjaga kualitas data pemilih. Partisipasi publik sangat penting agar data pemilih tetap akurat dan mutakhir,” ujar Ahmad Rofiq. Ia menambahkan, kehadiran edisi cetak Buletin SiData juga ditujukan untuk memperluas jangkauan informasi kepada pemangku kepentingan, Relawan PDPB, serta masyarakat di berbagai lapisan. Senada Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin) KPU Kabupaten Magelang, Siti Nurhayati, menegaskan bahwa Buletin SiData menjadi ruang dokumentasi sekaligus edukasi publik terkait proses PDPB. “Setiap edisi Buletin SiData memuat proses, capaian, dan pembelajaran dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Kami ingin masyarakat memahami bahwa menjaga akurasi data pemilih adalah kerja berkelanjutan yang membutuhkan dukungan semua pihak,” jelas Siti Nurhayati. Khusus edisi 06, KPU Kabupaten Magelang mengangkat tema “Kaleidoskop PDPB Tahun 2025” yang merangkum perjalanan, capaian, serta inovasi pemutakhiran data pemilih sepanjang tahun 2025. Edisi ini menjadi penutup penerbitan Buletin SiData tahun 2025 sekaligus refleksi atas upaya berkelanjutan KPU Kabupaten Magelang dalam memperkuat kualitas data pemilih.(***/RED) .